DPRD Sumenep Soroti Minimnya Penyerapan Belanja Modal

oleh

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur soroti minimnya penyerapan belanja modal hingga memasuki pertengahan bulan September 2026.

Akhmadi Yazid, selaku anggota DPRD Kabupaten Sumemep meminta kepada pemerintah Kabupaten Sumenep untuk membuka secara jelas daftar kegiatan atau paket pekerjaan yang belum berjalan dari sisa anggaran tersebut.

“Pos belanja modal baru terealisasi Rp.54,64 miliar atau 38,30 persen dari pagu Rp142,66 miliar, dan yang belum terealisasi sekitar Rp.88,02 miliar,” ungkapnya.

Ia menilai Banggar DPRD Kabupaten Sumenep perlu mendapatkan gambaran lebih rinci mengenai kegiatan yang belum berjalan, termasuk status pelaksanaan dan kendala yang dihadapi masing-masing paket.

“Keterbukaan mengenai daftar paket yang belum berjalan penting agar percepatan realisasi APBD tidak hanya disampaikan dalam bentuk target, dan Banggar ingin mengetahui kegiatan mana yang sudah masuk proses kontrak, belum dimulai, mengalami keterlambatan, atau menghadapi kendala tertentu,” tambahnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengingatkan, bahwa waktu pelaksanaan APBD Sumenep 2026 semakin terbatas, dan pemerintah Sumenep dinilai perlu menyusun langkah percepatan berdasarkan kondisi riil setiap kegiatan, tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan.

Penulis; Brewok

No More Posts Available.

No more pages to load.