Penjahit Keliling Berpenghasilan Pantastis Perhari

Selasa, 30 Mei 2017 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Doess

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COMDengan bermodalkan mesih yang telah dimodifikasi menjadi becak motor (Bentor) penjahit ini dapat meraup penghasilan bersih sebesar Rp200 ribu perharinya.

Taufik namanya, umur 36 tahun, asal warga Desa Parsanga, ia sehari-hari menjual jasa sebagai tukang jahit keliling di wilayah Kecamatan Kota Sumenep, Madura Jawa Timur. Tak heran bila Taufik memberi nama usaha jahit kelilingnya ini dengan sebutan “Jaling” jahit keliling.

Sudah setahun lebih lima bulan ia melakoni profesi ini. Karena tak memiliki cukup modal untuk menyewa tempat, Taufik pun rela menyusuri setapak demi setapak keliling wilayah kota hingga ke wilayah pinggiran demi mencari pelanggan yang ingin mempergunakan  jasanya.

Dengan telaten dan penuh rasa sabar, Taufik meladeni pelanggan yang mempergunakan jasanya itu diatas becak motornya tempat ia dudukkan mesin jahitnya. Kemudian, dengan tangan terampilnya itu ia mulai menjahit helai demi helai pakaian dengan menuruti kehendak konsumen.

Taufik mengatakan, konsumen itu kebanyakan ada yang memperbaiki dan merombak pakaian atau celana. Ada yang menambal celana robek, mengganti resleting, serta ada pula yang mengecilkan atau membesarkan ukurannya. Untuk ongkos ia hanya mematok Rp10.000 per potong.

“Lumrahnya kalau disini  di sumenep disebut tukang permak,” ucapnya. Selasa (30/05).

Meskipun hanya seorang penjahit keliling, namun keahliannya tak perlu diragukan lagi. Ia tak kalah dengan penjahit-penjahit lainnya. Terbukti, banyak pelanggan yang menggunakan jasanya itu. Bahkan ia bisa meraup keuntungan minimal Rp.3jutaan dalam sebulan, terlebih dibulan Ramadhan ini penghasilannya jadi meningkat.

“Biasanya pelangan saya nelpon ketika ingin menjahit sesuatu, pelanggannya dari kota hingga pinggiran,”paparnya.

Taufik berharap suatu saat nanti tidak sekedar menjadi tukang jahit keliling. Dirinya juga berkeinginan memiliki tempat usaha, dan melebarkan usaha yang digelutinya ini tanpa harus meninggalkan profesinya sebagai tukang jahit keliling.

“Kedepan kalau saya punya usaha sendiri dari hasil ngumpulin jahit keliling akan membuat usaha tempat menjahit sendiri, tehniknya tetap akan memanfaatkan jaring dari jahit keliling ini,” harapnya.

Sementara seorang pelanggan di Jl.KH. Mansyur, Sundari mengaku puas atas hasil jahitan dari pak Taufik.

“Hasilnya bagus ko’ tidak kalah bersaing dengan tukang jahit lainnya,” terangnya.

Berita Terkait

SMAN 2 Sumenep Menjadi Pendukung Utama Upacara HUT RI ke 81
Warga Kelurahan Lawangan Daya Diringkus Polisi
DPRD Kabupaten Sumenep Menggelar Rapat Paripurna
Instansi Pemerintah dan Organissi Lakukan Kerja Bakti
Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram
Kapolres Pamekasan Pererat Silaturahmi dengan Bupati
Polres Pamekasan Amankan 62 Unit Sepeda Motor
Pengendara Sepeda Motor Metic Alami Kecelakaan

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:55 WIB

SMAN 2 Sumenep Menjadi Pendukung Utama Upacara HUT RI ke 81

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Warga Kelurahan Lawangan Daya Diringkus Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:55 WIB

DPRD Kabupaten Sumenep Menggelar Rapat Paripurna

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Instansi Pemerintah dan Organissi Lakukan Kerja Bakti

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

SMAN 2 Sumenep Menjadi Pendukung Utama Upacara HUT RI ke 81

Senin, 17 Agu 2026 - 10:55 WIB

BERITA TERKINI

Warga Kelurahan Lawangan Daya Diringkus Polisi

Sabtu, 15 Agu 2026 - 07:16 WIB

BERITA TERKINI

DPRD Kabupaten Sumenep Menggelar Rapat Paripurna

Jumat, 14 Agu 2026 - 12:55 WIB

BERITA TERKINI

Instansi Pemerintah dan Organissi Lakukan Kerja Bakti

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:15 WIB

BERITA TERKINI

Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Rabu, 12 Agu 2026 - 18:27 WIB