Didholimi Dewan Juri, Peserta Audisi Kachong Cebbhing Sumenep Megadu Ke Dewan

Kamis, 1 September 2016 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Doess

SUMENEP, SOROTPUBLIK.com – Merasa didholimi panitia, seorang peserta audisi Kacong Cebbhing 2016, Raden Roro Nanda Dela (20) mendatangi Komisi IV DPRD Sumenep. Kedatangannya tak lain ingin mengadu ke Komisi IV danmenuntut keadilan. Roro datang ditemani adik dan ibunya, serta satu orang temannya.

Roro menyatakan, audisi dilakukan pada 28 Agustus hari Sabtu dimulai dari pukul 08.00-14.00 Wib. Di laksanakan di sanggar kelompok bermain (SKB) Batuan. Kamis (01/8/2016).

“Saat waku audisi ada  57 peserta, dan saya No. 33,  setelah auidisi, ternyata masuk peringkat 10 besar dengan no. urut 9,” Kata Roro menjelaskan.

Namun anehnya, sehabis sholat duhur, setelah kembali dilihat oleh kakaknya yang kebetulan juga menjadi panitia khusus anak-anak, ternyata No.33 dicoret, alasannya karena bermasalah dengan ketinggian badan.

“Ini tidak adil, kalau karena masalah tinggi badan, kenapa juga pada saat technical meeting ada peserta yang tinggi badannya di bawah saya,” jelasnya, dengan nada kesal.

Semetara itu, Lita (45) ibu Roro menilai, anaknya mendapatkan perlakuan tidak adil dari dewan juri. Terbukti ketika komplain ke Disbusparpora selaku leading sektor acara audisi Kacong Cebbhing, sama sekali tidak direspon.

“Kami maunya minta alasan kenapa dicoret dan minta rekap ulang nilai juri yang pertama,” Ungkapnya.

Lita juga mengemukakan, bahwa kedatangannya ke Komisi IV DPRD Sumenep, ingin mengadukan persoalan ini dan menuntut keadilan, tetapi kebetulan semua anggota Komisi IV sedang tidak ada ditempat.

Sementara, Kadisbudparpora Sumenep, Sufiyanto, mengatakan, penilaian semuanya bergantung pada keputusan dewan juri.

“Untuk Roro ini tinggi badannya memang tidak masuk kriteria,yakni 152, dan kriterianya adalah 158,”.

Sekedar diketahui, Raden Roro Nanda Dela lahir pada tahun 1996 dan saat ini sudah semester V, kuliah dan mengambil Jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Mohammadiyah Malang. Memiliki tinggi badan 155 Centi meter.

Berita Terkait

Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying
Polda dan Polri Diminta Turun Tangan Terkait Kasus di Desa Campor
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Area Persawahan
Satlantas Polres Pamekasan dan Jasa Raharja Gelar Aksi Simpatik
Polairud Bersama Instansi Terkait Evakuasi Korban Laka Laut
Gabungan LSM di Pamekasan Ancam Gelar Aksi Susulan
Kepala DKP2KB Sumenep Tutup Mata Terkait Kasus Malpraktek
Kepala DKP2KB Sumenep Memilih Bungkam Terkait Malpraktek

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:32 WIB

Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:18 WIB

Polda dan Polri Diminta Turun Tangan Terkait Kasus di Desa Campor

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:42 WIB

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Area Persawahan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:27 WIB

Satlantas Polres Pamekasan dan Jasa Raharja Gelar Aksi Simpatik

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:22 WIB

Polairud Bersama Instansi Terkait Evakuasi Korban Laka Laut

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying

Kamis, 9 Jul 2026 - 10:32 WIB

BERITA TERKINI

Polda dan Polri Diminta Turun Tangan Terkait Kasus di Desa Campor

Kamis, 9 Jul 2026 - 06:18 WIB

BERITA TERKINI

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Area Persawahan

Rabu, 8 Jul 2026 - 15:42 WIB

BERITA TERKINI

Satlantas Polres Pamekasan dan Jasa Raharja Gelar Aksi Simpatik

Rabu, 8 Jul 2026 - 14:27 WIB

BERITA TERKINI

Polairud Bersama Instansi Terkait Evakuasi Korban Laka Laut

Selasa, 7 Jul 2026 - 15:22 WIB