BPBD Nilai Bantuan Untuk Bencana Alam Di Sumenep Minim

Sabtu, 10 September 2016 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Doess

SUMENEPSOROTPUBLIK.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menilai bantuan untuk korban bencana alam yang terjadi di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur masih minim.

Pasalnya bantuan yang diberikan itu dinilai sangat tidak mencukupi bagi korban yang terkena bencana.

Febriyanto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep mengatakan, pihaknya hanya mampu memberikan bantuan terhadap korban bencana alam rusak total sebesar Rp. 2,5 juta. Jum’at (9/9/16).

Pemberian batuan Itu sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 26 Tahun 2013 Tentang Pemberian Bantuan Bencana,” Katanya.

Menurut Febriyanto, pemberian bantuan dibagi menjadi tiga kriteria, yakni kerusakan infrastruktur, alat transportasi laut, seperti perahu dan juga kapal.

“Sedangkan yang ketiga merupakan bantuan pendidikan non pemerintah. seperti lembaga pendidikan swasta, mushollah dan juga masjid,” Terangnya.

Besar nominal lanjut Febriyanto, pemberian bantuan itu disesuaikan dengan kriteria, untuk kerusakan infrastruktur, seperti rumah roboh, jika rusak ringan sebesar Rp. 1 juta, rusak sedang Rp 1,5 juta, rusak berat Rp 2 juta, sedangkan rusak total Rp 2,5 juta.

Febriyanto, yang merupakan mantan Kadisbudparpora itu, menjelaskan, bahwa, bantuan itu diberikan secara maksimal, sedangkan minimalnya belum bisa diprediksi karena akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang ada.
Untuk kriteria bantuan bagi alat transportasi laut, rusak sedang Rp. 500 ribu, rusak berat Rp. 750 ribu, rusak tinggi Rp. 1 juta.

Berita Terkait

Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying
Polda dan Polri Diminta Turun Tangan Terkait Kasus di Desa Campor
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Area Persawahan
Satlantas Polres Pamekasan dan Jasa Raharja Gelar Aksi Simpatik
Polairud Bersama Instansi Terkait Evakuasi Korban Laka Laut
Gabungan LSM di Pamekasan Ancam Gelar Aksi Susulan
Kepala DKP2KB Sumenep Tutup Mata Terkait Kasus Malpraktek
Kepala DKP2KB Sumenep Memilih Bungkam Terkait Malpraktek

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:32 WIB

Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:18 WIB

Polda dan Polri Diminta Turun Tangan Terkait Kasus di Desa Campor

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:42 WIB

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Area Persawahan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:27 WIB

Satlantas Polres Pamekasan dan Jasa Raharja Gelar Aksi Simpatik

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:22 WIB

Polairud Bersama Instansi Terkait Evakuasi Korban Laka Laut

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying

Kamis, 9 Jul 2026 - 10:32 WIB

BERITA TERKINI

Polda dan Polri Diminta Turun Tangan Terkait Kasus di Desa Campor

Kamis, 9 Jul 2026 - 06:18 WIB

BERITA TERKINI

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Area Persawahan

Rabu, 8 Jul 2026 - 15:42 WIB

BERITA TERKINI

Satlantas Polres Pamekasan dan Jasa Raharja Gelar Aksi Simpatik

Rabu, 8 Jul 2026 - 14:27 WIB

BERITA TERKINI

Polairud Bersama Instansi Terkait Evakuasi Korban Laka Laut

Selasa, 7 Jul 2026 - 15:22 WIB