3 Orang Calon Jemaah Haji Gagal Berangkat

Kamis, 10 Agustus 2017 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Nanang/Sit

PAMEKASAN, SOROTPUBLIK.COMSebanyak 2 orang jemaah calon jemaah haji asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tahun ini gagal menunaikan ibadahnya ke Tanah Suci Makkah karena meninggal dunia sebelum waktu keberangkatan.

“Secara keseluruhan jumlah Jemaah Calon Haji yang gagal berangkat menunaikan ibadahnya tahun ini sebanyak 3 orang jemaah. 2 orang diantaranya meninggal dunia pada saat mendekati jadwal hari keberangkatan. 1 orang lainnya, gagal berangkat dikarenakan hamil muda,” Kata Kasi Haji dan Umroh Afandi, Kamis (10/08).

Afandi, Kasi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan mengatakan, 2 orang JCH yang meninggal dunia itu adalah, Damaryo Warga Desa Tattangoh Kecamatan Proppo dan Fathorrahman Warga Kelurahan Lawangan Daya Kecamatan Pademawu. Sementara itu, 1 orang jemaah gagal berangkat karena hamil muda, Afandi belum bisa memberikan keterangan secara detil nama dan alamatnya.

Kuota JCH asal Kabupaten Pamekasan pada tahun 2017 ini yang semula sebanyak 963 orang, kini menjadi 960 orang. Dari jumlah kuota yang terdaftar akan diberangkatkan itu dipastikan menunaikan ibadah haji semua yang dibagi menjadi tiga kelompok terbang (kloter), yakni kloter 58, 60 dan kloter 61.

“Untuk kloter 58 berjumlah 72 orang jemaah, sedangkan kloter 60 sebanyak 442 orang sementara untuk kloter 61 sebanyak 443 orang JCH,” Ungkap Afandi.

Afandi menjelaskan, keberangkatan JCH kloter 58 akan diberangkatkan dari PP. Panyepen pada tanggal 16 agustus 2017 ini pada pukul 00.00. Wib. Sedangkan untuk kloter 60 dan 61, jadwal keberangkatannya dimajukan ke jam 01.30 Wib yang sebelumnya dijadwalkan berangkat pada jam 3.15 Wib. Hal itu dikarenakan, Masjid tempat transit yang dituju itu tidak berkenan karena kesulitan air bersih.

Berita Terkait

Pengaspalan di Desa Karangnangka Tanpa Prasasti
Anggota DPRD Kabupaten Sumenep Ngonthel ke Kantor
Jawaban Bupati Sumenep atas PU Fraksi DPRD
7 Fraksi DPRD Sampaikan PU Nota Penjelasan Bupati Sumenep
Warga Pesisir Giligenting Temukan Diduga Kokain
Program Ketahanan Pangan Terus Berkembang
DPRD dan Pemerintah Sumenep Percepat Prolegda
LPK Siap Laporkan Kasus Kandang Sapi di Desa Rajun

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:30 WIB

Pengaspalan di Desa Karangnangka Tanpa Prasasti

Jumat, 17 April 2026 - 10:07 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sumenep Ngonthel ke Kantor

Kamis, 16 April 2026 - 14:47 WIB

Jawaban Bupati Sumenep atas PU Fraksi DPRD

Rabu, 15 April 2026 - 14:14 WIB

7 Fraksi DPRD Sampaikan PU Nota Penjelasan Bupati Sumenep

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Warga Pesisir Giligenting Temukan Diduga Kokain

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Pengaspalan di Desa Karangnangka Tanpa Prasasti

Minggu, 19 Apr 2026 - 14:30 WIB

BERITA TERKINI

Anggota DPRD Kabupaten Sumenep Ngonthel ke Kantor

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:07 WIB

BERITA TERKINI

Jawaban Bupati Sumenep atas PU Fraksi DPRD

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:47 WIB

BERITA TERKINI

7 Fraksi DPRD Sampaikan PU Nota Penjelasan Bupati Sumenep

Rabu, 15 Apr 2026 - 14:14 WIB

BERITA TERKINI

Warga Pesisir Giligenting Temukan Diduga Kokain

Selasa, 14 Apr 2026 - 11:33 WIB