RTLH di Sumenep Baru Terealisasi 50 persen

Senin, 23 Mei 2016 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Nt
Editor   : Red

SUMENEP , sorotpublik.com
SENIN (23/5/2016).
Hingga akhir bulan Mei 2016, bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) untuk Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, baru terealisasi 50 persen.

Tahun ini, sasaran RTLH mencapai 60 orang dengan besaran Rp10 juta setiap penerima.

“Pengucuran dana RTLH itu dilakukan dua tahap. Ini baru tahap pertama, jadi ya pencairannya baru 50 persen,” terang Moh. Ramli, Kepala Dinas Sosial Sumenep, Senin (23/5/2016).

Ia menuturkan, sisa bantuan tersebut akan diberikan ketika hasil pengecekan kelapangan sudah dilaksanakan oleh penerima.

“Bantuan itu dicairkan langsung melalui rekening masing-masing penerima. Secepatnya kita akan kucurkan sisa bantuan yang 50 persennya,” ujarnya.

Anggaran RTLH dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumenep, pada tahun 2016 berkurang drastis.

Dari satu miliar lebih dengan 150 penerima pada tahun 2015 lalu, pada tahun 2016 ini hanya dianggarkan dianggarkan Rp 600 juta dengan 60 sasaran saja.

“Berkurangnya anggaran itu, lantaran adanya program Dinsos lainnya yang harus lebih diprioritaskan. Disamping itu, juga adanya pemangkasan anggaran di SKPD yang dipimpinnya itu yang mencapai 30 persen pada tahun ini,” tandasnya.

Namun dia memastikan, meskipun jumlah dan besaran program RTLH tidak tetap setiap periodenya, anggaran untuk RTLH akan terus pihaknya alokasikan, sampai semua masyarakat Sumenep memiliki rumah yang layak huni.

Berita Terkait

SKK Migas Medco Energi Menggelar Silaturrahmi
Ketua DPRD Sumenep Terima Hasil Reses Tujuh Fraksi
Kasus Malpraktek di Kecamatan Ambunten Masih Buram
Fraksi PAN Desak Pemerintah Kabupaten Sumenep
Pemerhati Barang Terlarang Meminta Pengedar Sabu di Hukum Berat
Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying
Polda dan Polri Diminta Turun Tangan Terkait Kasus di Desa Campor
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Area Persawahan

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:37 WIB

SKK Migas Medco Energi Menggelar Silaturrahmi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:17 WIB

Ketua DPRD Sumenep Terima Hasil Reses Tujuh Fraksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:23 WIB

Kasus Malpraktek di Kecamatan Ambunten Masih Buram

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:11 WIB

Fraksi PAN Desak Pemerintah Kabupaten Sumenep

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:32 WIB

Pemerhati Barang Terlarang Meminta Pengedar Sabu di Hukum Berat

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

SKK Migas Medco Energi Menggelar Silaturrahmi

Selasa, 14 Jul 2026 - 15:37 WIB

BERITA TERKINI

Ketua DPRD Sumenep Terima Hasil Reses Tujuh Fraksi

Sabtu, 11 Jul 2026 - 08:17 WIB

BERITA TERKINI

Kasus Malpraktek di Kecamatan Ambunten Masih Buram

Sabtu, 11 Jul 2026 - 05:23 WIB

BERITA TERKINI

Fraksi PAN Desak Pemerintah Kabupaten Sumenep

Jumat, 10 Jul 2026 - 15:11 WIB

BERITA TERKINI

Pemerhati Barang Terlarang Meminta Pengedar Sabu di Hukum Berat

Jumat, 10 Jul 2026 - 07:32 WIB