Warga Slopeng Gelar Lomba Mainan Tradisional Balapan ” Linggiling”

Sabtu, 13 Agustus 2016 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Doess

SUMENEP , sorotpublik.com – Warga yang terdiri dari remaja di Desa Slopeng, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura , Jawa Timur menggelar lomba mainan tradisional balapan ‘Linggiling’. Dimana permainan peninggalan nenek moyang tersebut sudah hampir punah akibat pengaruh zaman yang semakin modern.

Permainan tradisional ‘Linggiling’ atau yang dikenal dengan istilah lain roda gila pada zaman terdahulu merupakan permainan anak-anak di pedesaan, namun akibat berekembangnya tekhnologi dan banyaknya permainan modern, mainan peninggalan nenek moyang begitu kurang diminati. Sehingga dengan diadakannya lomba mainan balapan roda yang terbuat dari kayu mengingatkan kembali warisan para pendahulu, agar tidak mudah melupakan peninggalan yang menjadi kebanggaan masyarakat daerah ini.

“Kegiatan lomba mainan tradisional ini merupakan perayaan dalam momentum hari kemerdekaan, sehingga bisa mengingatkan masyarakat terutama pemuda untuk mengenang perjuangan nenek moyang kita. Karena bagaimanapun kami selaku generasi penerus bangsa tidak boleh melupakan sekecil apapun warisan nenek moyang termasuk permainan tradisional ‘Ratcarat’,” kata Joni, panitia lomba tradisional ‘Ratcarat’ di Desa Slopeng, Kecamatan Dasuk, Sabtu (13/8/2016).

Disebutkan Joni, bahwa selain merayakan momentum hari kemerdekaan, kegiatan lomba tersebut juga bertujuan untuk menjaga kelestarian permainan tradisional yang merupakan kearifan lokal agar tidak sampai tergerus oleh perkembangan zaman modern. Karena saat ini permainan tradisional peninggalan para leluhur sudah banyak yang dilupakan, padahal permainan tersebut banyak mengandung filosofi yang dipetik oleh para generasinya.

“Dengan adanya acara seperti ini akan memperat tali silaturrahmi antara sesama, bahkan juga bisa menambah teman, karena pesertanya bukan hanya terdiri dari satu desa. Tetapi juga banyak dari desa lain yang menggemari mainan tradisional tersebut,” jelasnya.

Para peserta yang mengikuti lomba permainan tradisional ‘Ratcarat’ itu mereka dikenakan biaya sebesar Rp. 20.000 per orang, sehingga nantinya pemenang dari nomer 1 – 3 mendapatkan hadiah kambing. Bahkan para peserta bukan hanya kalangan anak-anak saja, tetapi banyak orang dewasa yang juga berbondong-bondong mengikuti lomba permainan tradisional tersebut.

“Kalau masalah hadiah tidak begitu penting, tetapi yang paling utama dengan lomba ini kedepan terus bisa melestarikan permainan tradisional peninggalan nenek moyang supaya tidak mudah punah,” tutur Syaiful, salah seorang pecinta mainan tradisional ‘Linggiling’.

Berita Terkait

Pihak RSUDMA Akui Poli Ortopedi Tidak Beroprasi Lagi
Poli Ortopedi RSUDMA Sumenep Diduga Tidak Beroprasi
Direktur RSUDMA Enggan Tanggapi Keluhan dan Saran Pasien
Proyek Gedung CMU RSUDMA Menjadi Sorotan Berbagai Kalangan
Proyek Gedung CMU RSUDMA Segera Mengelinding ke APH
SMAN 1 Sumenep Gelar Semarak Lomba Islami 2026
LSM Pantau Soroti Layanan RSUD dr. H. Moh. Anwar
Direktur RSUDMA Diduga Masa Bodoh di Krititakan

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 06:09 WIB

Pihak RSUDMA Akui Poli Ortopedi Tidak Beroprasi Lagi

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:07 WIB

Poli Ortopedi RSUDMA Sumenep Diduga Tidak Beroprasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 05:19 WIB

Direktur RSUDMA Enggan Tanggapi Keluhan dan Saran Pasien

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:45 WIB

Proyek Gedung CMU RSUDMA Menjadi Sorotan Berbagai Kalangan

Senin, 9 Februari 2026 - 06:49 WIB

Proyek Gedung CMU RSUDMA Segera Mengelinding ke APH

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Pihak RSUDMA Akui Poli Ortopedi Tidak Beroprasi Lagi

Jumat, 13 Feb 2026 - 06:09 WIB

BERITA TERKINI

Poli Ortopedi RSUDMA Sumenep Diduga Tidak Beroprasi

Kamis, 12 Feb 2026 - 10:07 WIB

BERITA TERKINI

Direktur RSUDMA Enggan Tanggapi Keluhan dan Saran Pasien

Rabu, 11 Feb 2026 - 05:19 WIB

BERITA TERKINI

Proyek Gedung CMU RSUDMA Menjadi Sorotan Berbagai Kalangan

Selasa, 10 Feb 2026 - 06:45 WIB

BERITA TERKINI

Proyek Gedung CMU RSUDMA Segera Mengelinding ke APH

Senin, 9 Feb 2026 - 06:49 WIB