Wabup Minta Pemanfaatan Dana Desa Harus Transparan

Senin, 20 Maret 2017 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Doess

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Ahmad Fauzi Wakil Bupati Sumenep mengingatkan bahwa kebijakan dalam penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) harus dilakukan secara transparan. Sebab, penggunaan anggaran ini harus melibatkan partisipasi masyarakat, sehingga bisa melakukan pengawasan demi maksimalnya realisasi program bisa dirasakan oleh masyarakat.

“silahkan pampang program desa agar bisa diketahui halayak umum, karena sekarang bukan zamannya lagi main petak umpet,” katanya, saat membuka pembekalan Kepala Desa tahun 2017 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (20/03).

Fauzi meminta agar realisasi program Dana Desa bisa diketahui masyarakat luas secara terbuka dan detail bentuk kegiatan dan nilai anggarannya. Partisipasi masyarakat ini penting bagaimana mereka juga diberdayakan dalam program dana desa di Kabupaten Sumenep. Selain itu juga agar anggaran dana desa bisa bermanfaat, tanpa ada pelanggaran baik secara hukum maupun secara administrasinya.

“Kedepan harus ada transformasi pemikiran cerdas, agar perjalanan kepemimpinan di Desa bisa lancar, jangan sampai bertujuan untuk menghabiskan anggaran saja, melainkan perencanaan dan pengerjaan program desa harus profesional,” tegasnya.

Fauzi pun meminta para kepala desa tidak hanya memikirkan program jangka pendek. Namun, harus mempunyai pemikiran jangka panjang yang wajib ditata mulai dari sekarang.

“SDM nya harus mulai dibangun, tujuannya agar sinergi dan bisa memajukan desa secara bersama-sama, jangan sampai ada stetmen apa kata kades tapi harus sejalan dan selaras dengan seluruh elemen, terutama sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Lobuk, Mohammad Saleh menyambut baik permintaan Wakil Bupati Sumenep, baginya Kades sudah waktunya terbuka dan profesional dalam menjalankan roda pemerintahan di akar rumput.

“Kami harus peka dan cerdas dengan mempelajari perbup dan aturan lainnya yang berkenaan dengan peraturan Desa seperti permintaan pak Wabup tadi saat sambutan,” katanya.

Bahkan, pria yang juga menjabat sebagai kepala sekolah ini sudah mencanangkan beberapa program unggulan untuk meningkatkan kemampuan SDM di Desanya.

Berita Terkait

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan
Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme
Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah
Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep
Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Rabu, 29 April 2026 - 13:13 WIB

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Minggu, 26 April 2026 - 19:12 WIB

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

BERITA TERKINI

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:13 WIB

BERITA TERKINI

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Senin, 27 Apr 2026 - 12:49 WIB

BERITA TERKINI

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:12 WIB