Seorang Pemuda Ditemukan Tewas Mengapung

Senin, 2 Oktober 2017 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

saat korban persiapan di kebumikan

saat korban persiapan di kebumikan

Penulis : Doess

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COMMoh. Ali (19) ditemukan tewas mengapung di sungai, yakni Desa Banasare, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur. Senin 2 Oktober 2017, pukul 09.00 WIB.

Kuat dugaan penyakit ‘Ayan’ yang dimilikinya kambuh saat mandi di sungai, sehingga korban meninggal dengan seketika, apalagi mandinya memang sendirian. Sontak saja peristiwa ini langsung menyebar ke masyarakat, hingga warga datang berbondong-bondong lalu mengangkat korban dari sungai.

“Saat peristiwa terjadi, korban katanya sedang mandi seorang diri di sungai Jungkat di dekat masjid, korban tak terdengar lagi hanya bajunya yang menumpuk di sekitar sungai. Melihat hal itu, warga langsung melakukan pencarian. Hasilnya, korban ditemukan di sungai tidak jauh dari tempat korban mandi dengan kondisi badannya sudah lemas,” kata Pardi, warga Desa setempat.

Untuk pertolongan warga langsung mengangkat korban dari sungai, dan melarikannya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Moh. Anwar untuk mendapat perawatan medis. Namun naas sepertinya korban memang sudah meninggal dunia sejak di sungai.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi membenarkan kejadian tersebut. Kronologis kejadian naas itu bermula saat korban pamit untuk mandi dan mencuci pakaian. Karena tak kunjung pulang, orang tua korban menyusul ke sungai tempat korban mencuci pakaian. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), keluarga korban sudah menemukan korban mengapung di sungai.

“Untuk memastikannya korban di bawah ke RSUD. MOh. Anwar, dugaan sementara, korban menderita penyakit ayan yang dideritanya, karena penyakitnya itu kambuh saat mandi di sungai,” katanya menegaskan.

Selanjutnya, jenazah korban langsung diserahkan ke pihak keluarga, lalu dibawa pulang ke rumah duka untuk di ke bumikan.

Berita Terkait

Kampung Gurem dan Pesantren Bustanul Jadid Meriahkan Pawai 1 Muharram
SMP Negeri 2 Pademawu Gelar Pawai Obor
Warga Desa Ketawang Larangan Diringkus Polisi
Bupati Pamekasan Serap Keluh Kesah Pelaku UMKM
Ketua Senat UIN Madura Sambangi Redaksi Kabar Madura
Kapolres Pamekasan Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi
Akses Jalan Raya Nasional Bau Kotoran Manusia
Pengendara Motor Meninggal Dunia di Akses Jalan Pamoroh

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:51 WIB

Kampung Gurem dan Pesantren Bustanul Jadid Meriahkan Pawai 1 Muharram

Senin, 15 Juni 2026 - 20:59 WIB

SMP Negeri 2 Pademawu Gelar Pawai Obor

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:31 WIB

Warga Desa Ketawang Larangan Diringkus Polisi

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:22 WIB

Bupati Pamekasan Serap Keluh Kesah Pelaku UMKM

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:20 WIB

Kapolres Pamekasan Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Kampung Gurem dan Pesantren Bustanul Jadid Meriahkan Pawai 1 Muharram

Selasa, 16 Jun 2026 - 07:51 WIB

BERITA TERKINI

SMP Negeri 2 Pademawu Gelar Pawai Obor

Senin, 15 Jun 2026 - 20:59 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Ketawang Larangan Diringkus Polisi

Minggu, 14 Jun 2026 - 15:31 WIB

BERITA TERKINI

Bupati Pamekasan Serap Keluh Kesah Pelaku UMKM

Jumat, 12 Jun 2026 - 12:22 WIB

SUMENEP

Rumah Warga di Giliraja Terbakar Dilalap Sijago Merah

Jumat, 12 Jun 2026 - 09:12 WIB