MWC NU Manding dan Ansor Sumenep Mendesak Polres Usut Tuntas Pelaku Penyebaran Atribut Kristen

Kamis, 23 Februari 2017 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Doess

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – MWC NU Manding dan Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis 23 Februari 2017 mendatangi Kepolisian Resor (Polres) setempat. Mereka mendesak agar menindaklanjuti secara tegas terkait penyebaran bingkisan berisi salib atau atribut Kristen di sejumlah SD Manding.

Ketua GP Ansor Sumenep Muhri Zain mengatakan, pihaknya  datang polres untuk mendesak agar pihak kepolisian mengusut tuntas penyebaran atribut Kristen ditengah-tengah warga muslim yang terjadi saat ini.

Selain mendesak, pihaknya juga menyampaikan hasil infestigasi MWC NU Manding dilapangan kepada pihak kepolisian. Masyarakat menemukan sejumlah atribut Kristen yang dinilai sangat meresahkan kalangan muslim.

“Kami juga menyerahkan barang-barang berupa mainan yang diberikan pihak penyelenggara sosialisasi wawasan kebangsaan,” katanya menjelaskan.

MWC NU Manding Ust. Wahyudi menilai, ada kristenisasi terselubung dalam sosialisasi wawasan kebangsaan tersebut. Padahal, di wisata Manding merupakan daerah yang mayoritas muslim, sehingga hal tersebut mengusik ketenangan umat muslim.

“Untuk itu, kami juga mendesak agar pihak kepolisian bisa menenangkan umat muslim agar hubungan antar umat beragama di Sumenep ini tetap terjaga dengan baik,” pintanya.

Sementara itu, Kapolres Sumenep , AKBP Joseph Ananta Pinora mengatakan, sejumlah bingkisan yang mengundang amarah umat muslim tersebut sudah dikumpulkan di Mapolsek Manding.

“Hari ini, bingkisan itu akan ditarik ke Polres. Ini kami lakukan untuk menjaga kondusifitas masyarakat,” Kata Kapolres usai menemui GP Ansor Sumenep dan MWC NU Manding.

Kapolres berharap, masyarakat Sumenep tetap kondusif karena kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan dan pemberian itu sudah di stop dan dikerjakan.

Berita Terkait

SMP Negeri 2 Pademawu Gelar Pawai Obor
Warga Desa Ketawang Larangan Diringkus Polisi
Bupati Pamekasan Serap Keluh Kesah Pelaku UMKM
Ketua Senat UIN Madura Sambangi Redaksi Kabar Madura
Kapolres Pamekasan Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi
Akses Jalan Raya Nasional Bau Kotoran Manusia
Pengendara Motor Meninggal Dunia di Akses Jalan Pamoroh
Tersangka Pornografi di Pamekasan Bergentayangan

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:59 WIB

SMP Negeri 2 Pademawu Gelar Pawai Obor

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:31 WIB

Warga Desa Ketawang Larangan Diringkus Polisi

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:22 WIB

Bupati Pamekasan Serap Keluh Kesah Pelaku UMKM

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:09 WIB

Ketua Senat UIN Madura Sambangi Redaksi Kabar Madura

Senin, 8 Juni 2026 - 19:57 WIB

Akses Jalan Raya Nasional Bau Kotoran Manusia

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

SMP Negeri 2 Pademawu Gelar Pawai Obor

Senin, 15 Jun 2026 - 20:59 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Ketawang Larangan Diringkus Polisi

Minggu, 14 Jun 2026 - 15:31 WIB

BERITA TERKINI

Bupati Pamekasan Serap Keluh Kesah Pelaku UMKM

Jumat, 12 Jun 2026 - 12:22 WIB

SUMENEP

Rumah Warga di Giliraja Terbakar Dilalap Sijago Merah

Jumat, 12 Jun 2026 - 09:12 WIB

BERITA TERKINI

Ketua Senat UIN Madura Sambangi Redaksi Kabar Madura

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:09 WIB