KPK Amankan 3 Koper & 1 Dus Dari Ruangan Inspektorat

Jumat, 4 Agustus 2017 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK Saat Mengamankan Salah Satu Koper Dari Ruangan Inspektorat Pamekasan

KPK Saat Mengamankan Salah Satu Koper Dari Ruangan Inspektorat Pamekasan

Penulis : Nanang/Sit

PAMEKASAN, SOROTPUBLIK.COMSejak Pukul 14.00 Wib, Jumat sore 04 Agustus 2017 KPK menggeledah sejumlah kantor di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur terkait dengan dugaan suap ‘pengamanan’ kasus pengadaan yang menggunakan Alokasi Dana Desa di Desa Dassok. Lokasi penggeledahan dari kantor bupati hingga kantor kejaksaan negeri dan kantor inspektorat. Penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK, dilakukan secara paralel.

Di lokasi kantor Bupati Pamekasan, petugas penyidik KPK membawa satu koper berkas. Sedangkan di kantor inspektorat Pamekasan, penyidik berhasil membawa 3 koper dan 1 dus berkas. Penggeledahan yang dilakukan penyidik di kantor Inspektorat Pamekasan, yakni di ruangan Kepala Dinas Inspektorat, ruangan Auditor Inpsektorat dan diruangan tata usaha (TU) Inspektorat. Setelah mengamankan semua berkas di 4 titik lokasi kantor TSK OTT, ke 32 petugas penyidik KPK akhirnya meninggalkan lokasi pada pukul 19.31 Wib.

Seperti yang dilansir media detikcom,  Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati kepada wartawan, Jumat (04/08/2017) mengatakan, penyidik KPK selanjutnya akan memeriksa saksi terkait dengan kasus tersebut.

“Rencananya, penyidik akan melanjutkan kegiatan di Pamekasan dengan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi yang dimulai besok,” Tuturnya.

KPK sebelumnya menetapkan lima tersangka kasus tersebut, yakni Bupati Pamekasan Achmad Syafii, Kepala Inspektorat Pamekasan Sutjipto Utomo, Kajari Pamekasan Rudy Indra Prasetya, Kepala Desa Dassok Agus, dan Kabag Administrasi Inspektur Pamekasan Noer Solehhoddin.

Kasus ini berawal saat Kepala Desa Dassok Agus Mulyadi dilaporkan LSM ke Kejaksaan Negeri Pamekasan atas dugaan tindak pidana korupsi pengadaan di Desa Dassok yang menggunakan Alokasi Dana Desa sebesar Rp 100 juta.

Namun Agus Mulyadi, Bupati Achmad Syafii, dan Kepala Inspektorat Pamekasan Sutjipto malah memberikan suap kepada Kajari Pamekasan Rudy Indra Prasetya. Uang suap diberikan sebesar Rp 250 juta dengan maksud tidak menindaklanjuti laporan tersebut.

Agus diduga sebagai pemberi suap, sedangkan Sutjipto dan Noer diduga sebagai perantara suap. Adapun Rudy sebagai penerima suap. Sedangkan peran Achmad Syafii dalam kasus tersebut menganjurkan untuk memberikan suap.

Berita Terkait

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme
Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah
Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Pelaku Curanmor di Pademawu Diringkus Polisi
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep
Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Rabu, 29 April 2026 - 13:13 WIB

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Minggu, 26 April 2026 - 19:12 WIB

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Sabtu, 25 April 2026 - 17:44 WIB

Pelaku Curanmor di Pademawu Diringkus Polisi

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

BERITA TERKINI

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:13 WIB

BERITA TERKINI

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Senin, 27 Apr 2026 - 12:49 WIB

BERITA TERKINI

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:12 WIB

HUKUM & KRIMINAL

Pelaku Curanmor di Pademawu Diringkus Polisi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 17:44 WIB