Jalan Nasional Dianaktirikan Oleh Pemerintah

Minggu, 17 September 2017 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat petugas memperbaiki jalan nasional arah pantai utara (Pantura) Kabupaten Sumenep

Saat petugas memperbaiki jalan nasional arah pantai utara (Pantura) Kabupaten Sumenep

Penulis : Doess/Heri

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COMBerbicara masalah keberadaan infrastruktur jalan di Madura, Jawa Timur tidak akan ada habisnya, utamanya di Kabupaten Sumenep. Kabupaten yang terletak di ujung timur Pulau Madura ini kondisi jalannya sangat miris, sudah jelek kalau ada perbaikan pengerjaannya terkesan asal-asalan.

Akibatnya, hasil dari perbaikan yang sudah dilakukan itu tidak bertahan lama, yakni jalan yang sudah diperbaiki tersebut hanya kuat dan bertahan selama satu musim, jelasnya bertahan satu tahun saja.

Jangan nanya masalah infrastruktur jalan di perdesaan, sudah jelas tidak ketolong deh pokoknya. Sebab kondisi jalan Nasional pun  dibiarkan rusak parah dan perbaikan tambal sulam pun yang dilakukan oleh petugas dari Bina Marga, entah Bina Marga Provinsi atau Daerah belum jelas, karena petugas selalu menutup diri dengan identitasnya.

Seperti yang tampak di wilayah pantai utara (Pantura) Kabupaten Sumenep. Tepatnya dari Kecamatan Ambunten hingga Kecamatan Dasuk. Pengerjaan tambal sulam jalan nasiona itu terkesan asal-asalan.

Berdasarkan pantauan sorotpublik.com di lapangan, dalam beberapa hari ini jalan di wilayah pantura yang merupakan jalan nasional itu sedang dilakukan perbaikan tambak sulam.

“Kami sebagai orang yang awam hanya bisa menilai, bahwa perbaikan tambal sulam itu terkesan hanya formalitas saja sebab semua jalan berlubang tidak semuanya ditambal,” kata seorang warga Desa Jelbudan, Ahmad Zai (47), Minggu (17/09).

Pokoknya pengerjaannya kocar-kacir dan semrawut, sepertinya lanjut Ahmad Zai, jalan yang ditambal sulam itu diperkirakan akan berumur satu tahun saja dan setelah itu bahkan mungkin tidak sampai satu tahun jalan tersebut rusak dan berlubang lagi.

“Kami sebenarnya ingin bertanya ke petugas yang menambal jalan itu, namun mereka selalu menutup diri, jangankan nanya, menyapa ke masyarakat saja mereka belum pernah,” tutur Ahmad Zai.

Sementara warga lainnya, H. Zainuddin menuturkan, saat ini kondisi jalan nasional di Pantura, yakni dari Desa Jabaan, Kecamatan Manding, Dasuk hingga ke Ambunten kondisinya sangat memperihatinkan, sehingga tidak jarang sering menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Meskipun sering memakan korban dan dikeluhkan, tetap saja kondisi jalan dibiarkan rusak, meskipun diperbaiki hasilnya tak maksimal,” tukasnya.

H. Zainuddin juga mengemukakan, selaku warga biasa dirinya beserta seluruh masyarakat hanya dan selalu berharap agar jalan di Pantura dijadikan prioritas untuk perbaikannya, semoga pemerintah dan pihak terkait mendengarkan permohonannya.

Berita Terkait

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan
Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme
Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah
Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep
Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Rabu, 29 April 2026 - 13:13 WIB

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Minggu, 26 April 2026 - 19:12 WIB

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

BERITA TERKINI

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:13 WIB

BERITA TERKINI

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Senin, 27 Apr 2026 - 12:49 WIB

BERITA TERKINI

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:12 WIB