Inilah Penyebab Dan Cara Mencegah Penyakit Demam Berdarah

Senin, 28 Desember 2015 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Fin
Editor: Heri

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Memasuki musim hujan dan cuaca tidak menentu biasanya banyak menimbulkan penyakit yang ganas, seperti salah satunya penyakit demam berdarah. Siapa yang tidak tahu dengan penyakit ini, pastinya semua orang tahu penyakit demam berdarah, karena semuanya sudah paham bahwa penyakit ini sangat berbahaya bahkan mengakibatkan kematian.

Adapun penyebab penyakit demam berdarah bisa menular kedalam tubuh manusia disebabkan oleh Virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Biasnya dimulai dengan gejala demam tinggi mendadak dan terus menerus 2-7 hari dan timbulnya pendarahan seperti mimisan, gusi berdarah, dan Bercak-bercak kemerahan pada tubuh. Serta rasa nyeri pada tubuh, seperti pada kepala, persendian, dan mata. Selain dari itu kurangnya nafsu makan. Sering muntah dan yang terakhir penurunan kesadaran kulit yang terasa dingin, lembap pada daerah kaki dan tangan, gelisah, bibir menjadi kebiruan, anak menjadi lemah.

Cara mengatasinya dengan berikan obat penurun demam kepad penderita. Serta berikan cairan yang cukup agar tidak dehidrasi, biasanya akan merasa haus karena demam tinggi dan sering muntah. Berikan air teh dengan gula, sirup, susu, sari buah, atau oralit dan Berikan makanan yang cukup bergizi. Dan bisa dikompres dengan air dingin.

Perhatikan pada tubuh apakah ada tanda bercak kemerah. Bila setelah 1-2 hari pemberian, obat obat penurun panas tidak terjadi perubahan, maka segera membawanya ke dokter terdekat untuk diperiksa lebih lanjut. Bila terdapat tanda-tanda penurun kesadaran maka segera membawanya ke dokter atau rumah sakit terdekat.

Namun sebelum semuan itu terjadi sebenanrnya penyakit demam berdarah dapat di cegah dengan melakukan tindakan tindakan yang ringan, seperti melakukan 3 M, menjaga kebersihan lingkungan yang terpenting dan mengoleskan lotion anti nyamuk.

“Dengan 3 M ini masyarakat berarti telah melakukan pemusnahan sarang nyamuk,” tutur kepala Dinas Kesehatan Sumenep, A Fatoni.

Berita Terkait

Poli Ortopedi RSUDMA Sumenep Diduga Tidak Beroprasi
Direktur RSUDMA Enggan Tanggapi Keluhan dan Saran Pasien
Proyek Gedung CMU RSUDMA Menjadi Sorotan Berbagai Kalangan
Proyek Gedung CMU RSUDMA Segera Mengelinding ke APH
SMAN 1 Sumenep Gelar Semarak Lomba Islami 2026
LSM Pantau Soroti Layanan RSUD dr. H. Moh. Anwar
Direktur RSUDMA Diduga Masa Bodoh di Krititakan
Layanan RSUD dr. H. Moh. Anwar Jadi Keluhan di Ulasan Google

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:07 WIB

Poli Ortopedi RSUDMA Sumenep Diduga Tidak Beroprasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 05:19 WIB

Direktur RSUDMA Enggan Tanggapi Keluhan dan Saran Pasien

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:45 WIB

Proyek Gedung CMU RSUDMA Menjadi Sorotan Berbagai Kalangan

Senin, 9 Februari 2026 - 06:49 WIB

Proyek Gedung CMU RSUDMA Segera Mengelinding ke APH

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:14 WIB

SMAN 1 Sumenep Gelar Semarak Lomba Islami 2026

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Poli Ortopedi RSUDMA Sumenep Diduga Tidak Beroprasi

Kamis, 12 Feb 2026 - 10:07 WIB

BERITA TERKINI

Direktur RSUDMA Enggan Tanggapi Keluhan dan Saran Pasien

Rabu, 11 Feb 2026 - 05:19 WIB

BERITA TERKINI

Proyek Gedung CMU RSUDMA Menjadi Sorotan Berbagai Kalangan

Selasa, 10 Feb 2026 - 06:45 WIB

BERITA TERKINI

Proyek Gedung CMU RSUDMA Segera Mengelinding ke APH

Senin, 9 Feb 2026 - 06:49 WIB

BERITA TERKINI

SMAN 1 Sumenep Gelar Semarak Lomba Islami 2026

Minggu, 8 Feb 2026 - 11:14 WIB