SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Kepala BPBD Sumenep melalui H. Abd Kadir, selaku Sekertaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menghimbau masyarakat Sumenep untuk mewaspadai empat (4) bencana alam pada puncak musim penghujan.
“Biasanya bencana alam itu terjadi pada puncak musim penghujan atau sekitar akhir tahun 2025 hingga awal tahun 2026,” ungkapnya, Kamis (20/11/2025).
Ia menjelaskan, bahwa empat bencana alam yang dimaksud, yakni angin puting beliung, hujan disertai angin kencang, longsor serta genangan atau banjir.
“Angin puting beliung kerap terjadi di Desa Nambakor Kecamatan Saronggi, Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget, Desa Sendir, Kecamatan Lenteng dan Desa Patean, Kecamatan Batuan,” jelasnya.
H. Kadir menambahkan, bencana alam longsor sering terjadi di Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, Desa Duko dan Desa Basoka, Kecamatan Rubaru serta Desa Payudan Daleman, Kecamatan Guluk-Guluk.
“Penyebab tanah longsor yakni konstruksi tanah itu memang tanah bergerak. Selain itu, pepohonan yang ada di sekitar itu ditebang yang menyebabkan tanah bergerak,” tutupnya.
Penulis : Brewok
Editor : Heri


















