60 Miliar Sertifikasi Guru di Lingkungan Kemenag Sumenep Selama Dua Tahun Belum Dibayarkan

Senin, 7 November 2016 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Doess

SUMENEP, SOROTPUBLIK.com – Hampir tiga tahun lamanya, dana sertifikasi guru belum juga dibayarkan . Akibatnya sejumlah guru di bawah naungan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Sumenep, mempertanyakan pencairan tunjangan dana sertifikatifikasi terhutang tahun 2014.

Salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya menyebutkan, saat pertemuan dulu pernah dikemukakan oleh pihak Kemenag jika sudah selesai dilakukan Audit oleh BPK, sehingga tidak lama lagi akan cair. Senin (7/11/16).

“Nyatanya sampai sekarang hampir di penghujung tahun 2016 belum ada kabar terkait pencairannya,” Tuturnya.

Berdasarkan informasi, tunjangan dana sertifikasi tahun 2014 itu sebesar Rp60 miliar untuk 2976 guru. Rinciannya 2638 guru non PNS, dan 338 guru PNS.

Sementara itu,  Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Sumenep, Rifa’i Hasyim, mengaku tidak memastikan waktu pencairan tunjangan sertifikasi terhutang itu. Karena hingga saat ini, tidak ada anggaran dari Pemerintah Pusat.

Menurutnya, terhutangnya anggaran itu disebabkan karena anggaran tersebut dibayarkan semua hutang dari tahun 2008 hingga tahun 2013. Sehingga tunjangan sertifikasi di tahun 2014 selama enam bulan tidak terbayarkan dan menjadi hutang Negara.

“Belum terbayarnya hutang itu tidak hanya terjadi di Kabupaten Sumenep, melainkan Kabupaten/Kota se Jawa Timur juga sama. Bahkan di Kota Malang tunjangan sertifikasi tahun 2015 hingga kini belum tuntas,”Terangnya.

Sedangkan besaran dana yang bakal diterima oleh guru setiap semesternya sebesar Rp 1,5 juta untuk sertifikasi non PNS. Sedangkan untuk guru sertifikasi yang telah menyandang PNS satu kali gaji.

Berita Terkait

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme
Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah
Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep
Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi
Kepala DKP2KB Sumenep Tidak Berani Berikan Sanksi

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Rabu, 29 April 2026 - 13:13 WIB

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Minggu, 26 April 2026 - 19:12 WIB

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Kamis, 23 April 2026 - 05:02 WIB

LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

BERITA TERKINI

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:13 WIB

BERITA TERKINI

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Senin, 27 Apr 2026 - 12:49 WIB

BERITA TERKINI

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:12 WIB

HUKUM & KRIMINAL

Pelaku Curanmor di Pademawu Diringkus Polisi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 17:44 WIB