109 Tenaga Honorer Terancam Tidak Menerima Insentif

Senin, 3 April 2017 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Nanang

PAMEKASAN, SOROTPUBLIK.COM – Sebanyak 109 dari 700 sekian Tenaga Honorer di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur yang dialihkan ke Provinsi Jawa Timur, terpaksa gigit jari. Pasalanya, keberadaannya tersebut terancam tidak akan menerima insentif sejak dilimpahkannya ke provinsi jatim.

Maskur, Ketua Tenaga Honorer K2 Pamekasan menyatakan, sejak masa peralihannya ke provinsi tersebut, pihaknya merasa kelimpungan. Sebab menurutnya, di masa transisi tersebut pihaknya belum menerima isentif sepeserpun dari pihak pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi.

“Jujur kami yang jumlahnya 109 tenaga honorer SMA, SMK dari Dinas Pendidikan Pamekasn yang dilimpahkan ke Provinsi Jatim merasa kelimpungan karena tidak menerima insentif yang dulunya di danani dari sumber dana APBD sebesar Rp. 600.000,/bulan. kami bekerja untuk negara dan juga untuk menafakahi keluarga. Jadi Insentif tersebut sangat kami butuhkan untuk kelangsungan hidup kami.” Paparnya Maskur dengan lugas, Senin (03/04).

Maskur menambahkan, terkait persoalannya ini dirinya telah mengadukannya kepihak Komisi I DPRD Pamekasan untuk ditindak lanjuti serta dicarikan solusi bagaimana jalan keluarnya.

Maskur berharap, keluhannya kepada Komisi I DPRD Pamekasan tersebut segera disikapi dan ditindak lanjuti agar keberadaan 109 Tenaga Honorer SMA SMK dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan yang dilimpahkan ke Provinsi Jawa Timur menjadi jelas keberadaannya serta bisa mendapatkan hak-haknya khusunya insentif.

Berita Terkait

Poli Ortopedi RSUDMA Sumenep Diduga Tidak Beroprasi
Direktur RSUDMA Enggan Tanggapi Keluhan dan Saran Pasien
Proyek Gedung CMU RSUDMA Menjadi Sorotan Berbagai Kalangan
Proyek Gedung CMU RSUDMA Segera Mengelinding ke APH
SMAN 1 Sumenep Gelar Semarak Lomba Islami 2026
LSM Pantau Soroti Layanan RSUD dr. H. Moh. Anwar
Direktur RSUDMA Diduga Masa Bodoh di Krititakan
Layanan RSUD dr. H. Moh. Anwar Jadi Keluhan di Ulasan Google

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:07 WIB

Poli Ortopedi RSUDMA Sumenep Diduga Tidak Beroprasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 05:19 WIB

Direktur RSUDMA Enggan Tanggapi Keluhan dan Saran Pasien

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:45 WIB

Proyek Gedung CMU RSUDMA Menjadi Sorotan Berbagai Kalangan

Senin, 9 Februari 2026 - 06:49 WIB

Proyek Gedung CMU RSUDMA Segera Mengelinding ke APH

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:14 WIB

SMAN 1 Sumenep Gelar Semarak Lomba Islami 2026

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Poli Ortopedi RSUDMA Sumenep Diduga Tidak Beroprasi

Kamis, 12 Feb 2026 - 10:07 WIB

BERITA TERKINI

Direktur RSUDMA Enggan Tanggapi Keluhan dan Saran Pasien

Rabu, 11 Feb 2026 - 05:19 WIB

BERITA TERKINI

Proyek Gedung CMU RSUDMA Menjadi Sorotan Berbagai Kalangan

Selasa, 10 Feb 2026 - 06:45 WIB

BERITA TERKINI

Proyek Gedung CMU RSUDMA Segera Mengelinding ke APH

Senin, 9 Feb 2026 - 06:49 WIB

BERITA TERKINI

SMAN 1 Sumenep Gelar Semarak Lomba Islami 2026

Minggu, 8 Feb 2026 - 11:14 WIB