Wabup Sumenep Hadiri Kompetisi Sains Nasional, Ini Pesannya

Selasa, 10 Maret 2020 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi membuka Kompetisi Sains Nasional (KSN) tahun 2020 di Kampus STKIP PGRI Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kompetisi tersebut diikuti oleh sebanyak 516 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) se Kabupaten Sumenep.

Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengatakan, bahwa kompetisi itu sebagai sarana menumbuhkan kepercayaan diri untuk mencetak siswa dan siswi yang unggul dan cerdas dalam menghadapi perkembangan jaman yang begitu pesat.

Menurutnya, melalui Kompetisi Sains Nasional diharapkan mampu mencetak bibit-bibit unggul di Kabupaten Sumenep.

“KSN ini harus mampu melahirkan generasi-generasi yang hebat dan mampu berkontribusi pada pembangunan daerah melalui ilmunya,” terangnya, Selasa (10/03/2020).

Politisi PDI Perjuangan itu meminta para peserta mempersiapkan diri sejak dini dalam rangka mengembangkan bakat dan minat di bidang mata pelajaran yang dilombakan, agar mampu meraih juara KSN tahun ini.

“Tidak ada keberhasilan tanpa perjuangan, untuk mendapatkan keberuntungan tentu pasti ada perjuangaan, jadi kita harus berjuang agar kita bisa menjadi orang hebat,” tambahnya.

Terakhir ia berpesan agar selalu mengisi hari-hari dengan hal yang baik dan positif agar hidup cerah penuh kebahagiaan.

Sementara, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep, Sugiono Eksantoso, mengatakan ada sebanyak 9 mata pelajaran yang dilombakan, di antaranya yakni Fisika, Kimia, Matematika, Biologi, Kebumian, Astronomi, Geografi, Informatika dan Ekonomi.

“Lomba Fisika diikuti sebanyak 54 peserta, kimia 73 peserta, Matematika 73 peserta, Biologi 79 peserta, Kebumian 43 peserta, Geografi 74 peserta, Astronomi 30 peserta, Informatika 35 peserta dan Ekonomi 55 peserta. Total keseluruhan peserta sebanyak 516 peserra dari 27 Kecamatan di daratan dan kepulauan,” ungkapnya.

Ia menambahkan KSN tersebut merupakan ajang bergengsi ditingkat sekolah yang rutin diselenggarakan setiap tahun. Hanya saja di tahun 2020 ada perubahan nama, sebelumnya OSN (Olimpiade Sains Nasional) dan tahun 2020 berubah menjadi KSN (Kompetensi Sains Nasional).

“Ini dilombakan di tingkat kabupaten, kemudian nanti akan diambil 3 terbaik untuk dikirim ke tingkat provinsi Jawa Timur. Apabila di tingkat provinsi lolos maka akan dipilih lagi untuk mewakili tingkat Nasional,” pungkasnya.

Penulis: Rul/Yusa’
Editor: Heri

Berita Terkait

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah
Akses Jalan Poros Desa Seperti Persawahan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:09 WIB

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:32 WIB

Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:21 WIB

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB

BERITA TERKINI

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:09 WIB