Miris! Sepasang Lansia di Sukabumi Hidup di Gubuk Reyot

Senin, 21 Januari 2019 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubuk keluarga lansia Kakek Oji (75) dan Adah (85) di Kp Tangkil RT 04 RW 01 Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (Foto: Caci/SorotPublik)

Gubuk keluarga lansia Kakek Oji (75) dan Adah (85) di Kp Tangkil RT 04 RW 01 Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (Foto: Caci/SorotPublik)

Penulis: Caci/Kiki

SUKABUMI, SOROTPUBLIK.COM – Sepasang suami istri lanjut usia (Lansia) hidup di rumah gubuk berlokasi di daerah Kp Tangkil RT 04 RW 01 Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Sepasang Lansia bernama Oji (75) dan Adah (85) tersebut, hidup berdua di rumah gubuk mereka yang sudah reyot tanpa wujud perhatian dari pemerintah.

“Rumah ini pernah difoto, katanya untuk diperbaiki. Tetapi sampai hari ini belum juga diperbaki juga,” ungkap suami istri lansia itu, Senin (21/01/2019).

Kakek Oji dan Nenek Adah, demikian sapaannya, mengaku selama ini sudah sering rumahnya didata dan dicek. Informasinya mereka akan dapat bantuan dari pemerintah seperti rumah tidak layak huni (RTLH), tetapi belum juga mendapatkan.

“Sedangkan rumah ini sudah mau roboh,” ujar Kakek Oji.

Bahkan, ia menjelaskan bahwa di dalam rumahnya tidak ditembok atau pakai keramik. Hanya ada 1 kamar di gubuk kecil yang sudah reyot itu.

“Pekerjaan saya hanya mengurus pemakaman setiap harinya,” aku Kakek Oji.

Namun meski kondisi ekonominya demikian, keluarga lansia tersebut tidak mendapatkan Kartu KIS, Kartu BPJS, maupun PKH dari pemerintah.

“Harapan saya dan istri semoga mendapatkan perhatian dari pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat,” ungkap Kakek Oji.

Berita Terkait

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah
Akses Jalan Poros Desa Seperti Persawahan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:09 WIB

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:32 WIB

Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:21 WIB

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB

BERITA TERKINI

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:09 WIB