Fasilitas di Pantai Slopeng Sumenep Dikeluhkan Pengunjung

Selasa, 25 Desember 2018 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi pengunjung di Pantai Slopeng semakin sedikit di saat liburan. (Foto: Heri/SorotPublik)

Kondisi pengunjung di Pantai Slopeng semakin sedikit di saat liburan. (Foto: Heri/SorotPublik)

Penulis: Heri/Kiki

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Para pengunjung Pantai Slopeng yang berlokasi di akses jalan pantai utara (Pantura) tepatnya di Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengeluhkan fasilitas di pantai tersebut.

Pasalnya, pantai yang terkenal dengan bukit pasirnya itu tidak menyediakan fasilitas sesuai dengan apa yang dipromosikan.

“Sayang sekali Pantai Slopeng tidak menyediakan permainan anak-anak dan fasilitas lainnya masih banyak yang amburadul. Berbeda dengan tempat wisata lain yang baru digagas di wilayah Pantura ini,” kata Rudi, pengunjung asal Surabaya, Selasa (25/12/2018).

Keluhan itu tak hanya datang dari Rudi. Banyak pengunjung lain, terutama dari luar kota, juga mengungkapkan kekecewaan yang sama.

Seperti disampaikan Ermi (32), pengunjung asal Kabupaten Bangkalan yang merasa rugi berlibur di Pantai Slopeng. Karena menurutnya, uang karcis yang ia bayar tak sesuai dengan harapan dan fasilitas yang berada di pantai tersebut.

“Tadi bayar tiket lumayan, tapi fasilitasnya seperti ini kan rugi. Padahal kalo di tempat (wisata) yang baru bermunculan tidak harus bayar tiket, tetapi kita sebagai pengunjung difasilitasi dengan apa yang kita mau,” ungkapnya, agak kesal.

Dari sejumlah pengunjung Pantai Slopeng yang ditemui sorotpublik.com, mereka berharap pemerintah terkait bisa memberikan fasilitas yang menarik apabila para pengunjung ditarik tiket masuk.

Lebih dari itu, seharusnya pemerintah lebih peka dengan menjamurnya destinasi wisata baru yang lebih mengutamakan fasilitas tanpa dipungut tiket masuk. Sebab jika tidak, jangan heran bila pengunjung salah satu pantai kebanggaan Sumenep itu bakal semakin sepi.

Berita Terkait

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme
Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah
Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep
Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi
Kepala DKP2KB Sumenep Tidak Berani Berikan Sanksi

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Rabu, 29 April 2026 - 13:13 WIB

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Minggu, 26 April 2026 - 19:12 WIB

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Kamis, 23 April 2026 - 05:02 WIB

LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

BERITA TERKINI

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:13 WIB

BERITA TERKINI

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Senin, 27 Apr 2026 - 12:49 WIB

BERITA TERKINI

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:12 WIB

HUKUM & KRIMINAL

Pelaku Curanmor di Pademawu Diringkus Polisi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 17:44 WIB