Gempar Pertanyakan Program “Nata Kota Bangun Desa”

Senin, 30 Oktober 2017 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktifis Gempar Saat Berunjukrasa di Depan Kantor Pemkab Sumenep

Aktifis Gempar Saat Berunjukrasa di Depan Kantor Pemkab Sumenep

Penulis : Doess

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Puluhan Mahasiswa yang tergabung Gerakan Mahasiswa  Ekstra Parlement (Gempar) berunjukrasa ke kantor Pemkab Sumenep, Madura Jawa Timur. Mereka menagih janji Busyro-Fauzi tentang program ‘Nata Kota Bangun Desa’ yang sampai saat ini programnya tidak jelas. Senin 30 Oktober 2017.

“Sampai saat ini belum tanpak adanya perubahan ditingkat desa maupun di Kota Sumenep,” kata korlap aksi Mahfud Amin.D

Menurutnya, program Desa dan kota di Sumenep, masih sembraut. Karena tidak ada konsep yang jelas dalam merealisasikan program yang dijanjikan kepada masyarakat pada saat Pilkada 2015 lalu.

“Tidak hanya itu saja, bahkan persoalan realisasi Dana Desa dan Dana Alokasi Desa (DD/ADD) yang sasarannya tidak tepat. Ada salah satu desa yang merealisasikan DD ADD sembarangan. Karena tidak memiliki perencanaan yang tepat,” tuturnya.

Namun lagi-lagi puluhan massa itu harus menuai rasa kecewa sebab, kedatangannya tidak ditemui langsung Bupati Sumenep A. Busyro Karim atau wakilnya, Achmad Fauzi. Dan mereka hanya ditemui Kepala Bappeda Sumenep, Yayak Nur Wahyudi dan Asisten Heri Kuncoro.

Dihadapan pengunjukrasa Yayak Nur Wahyudi mangatakan, bahwa dalam merealisasikan DD/ ADD, pemerintah menggunakan sistem keuangan desa (Siskudes). Agar penggunaan dana tersebut tepat sasaran.

“DD/ADD bisa digunakan untuk mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BumDes). Supaya perekonomian desa lebih maju,” pungkasnya.

Berita Terkait

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan
Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme
Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah
Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep
Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Rabu, 29 April 2026 - 13:13 WIB

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Minggu, 26 April 2026 - 19:12 WIB

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

BERITA TERKINI

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:13 WIB

BERITA TERKINI

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Senin, 27 Apr 2026 - 12:49 WIB

BERITA TERKINI

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:12 WIB