Pengunjung Soroti Penataan Stand Pameran Pembangunan Amburadul

Minggu, 22 Oktober 2017 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Pengunjung yang berdesak-desakan di stand pameran pembangunan expo sumenep

Sejumlah Pengunjung yang berdesak-desakan di stand pameran pembangunan expo sumenep

Penulis : Doess/Heri

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COMPelaksanaan pameran pembangunan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur yang akan berlansung selama lima hari kedepan menuai protes dari pengunjung.

Pasalnya stand yang ditempati pameran ukurannya sangat sempit sehingga menyulitkan pengunjung yang datang. Akibatnya bukan melihat pameran melainkan hanya datang untuk berdesak-desakan sesama pengunjung.

“Terus terang kami ingin melihat langsung program apa saja yang dipamerkan di pameran pembangunan ini, tapi itu semua tidak bisa karena tempatnya sempit dan pengunjung ramai,” kata Kholiq seorang pengunjung, Sabtu malam (21/10).

Selain sempit tambah Kholiq, penataan stand pameran juga terkesan amburadul. Salah satunya adalah seperti jalur dan jalan untuk pengunjung yang tidak satu arah. Sehingga terlalu sempit menyebabkan pengunjung berdesak desakan.

“Ini panitianya sepertinya tidak siap, masa sudah sempit begitu jalannya tidak diberlalukan satu arah, wah panas dan capek dech,” terang Kholiq sambil menngerutu.

Selain itu di lokasi pameran juga dirasakan sangat panas, hal itu disebabka kipas angin yang disediakan panitia terlihat dibeberapa titik saja.

“Yang terlihat hanya kipas berukuran kecil yang ada tiap-tiap stand dan kipas angin yang disediakan panitia hanya terlihat dibeberapa sudut saja,” ucapnya menambahkan.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Runni, seorang pengunjung perempuan, ia mengeluhkan kotornya tempat di lokasi pameran. Kekotoran yang nampak adalah tidak bersihnya tempat tersebut dari serangan debu.

“Harusnya supaya aman dari debu, diawal sebelum ditempati stand disirami air terlebih dahulu, agar tidak terlihat kotor seperti ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan
Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme
Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah
Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep
Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Rabu, 29 April 2026 - 13:13 WIB

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Minggu, 26 April 2026 - 19:12 WIB

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

BERITA TERKINI

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:13 WIB

BERITA TERKINI

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Senin, 27 Apr 2026 - 12:49 WIB

BERITA TERKINI

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:12 WIB