Warga Raas Laporkan Adanya Pungli

Selasa, 21 Maret 2017 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Nikris

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Karena adanya dugaan Pungutan Liar (pungli) warga kepulauan raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur bertandang ke kantor Pelindo Tiga kalianget untuk menyampaikan pengaduan masyarakat yang ada di daerahnya. Salah satu dari pemuda tersebut menuturkan bahwa ia menerima laporan dari masyarakat raas yang menjadi korban pungli dari salah seorang petugas pelabuhan.

Menurut informasi yang dituturkan, beberapa warga raas ketika mau masuk pelabuhan dikenakan biaya yang tidak sesuai seperti biasanya, karcis masuk yang hanya tertulis 2000 di pungut 15.000.

Menurut fauzy, penumpang diberi tambahan tiket berwarna putih, dengan keterangan penumpukan barang, padahal kenyataannya tidak seperti itu, mereka yang membawa barang hanya transit sebentar menunggu pemberangkatan kapal,  tanpa ada proses bongkar muat.

“Hanya mereka diberi kwitansi tambahan warna putih. Di situ ditulis penumpukan barang” jelasnya, Selasa (21/03).

Kejadian lain yang juga menjadi ganjalan, ketentuan yang di alami masyarakat raas tidak sama dengan masyarakat kepulauan lain yang juga sama sama melakukan penyebrangan.

“Artinya begini, kalau penyeberangan ke Talango yang juga membawa barang hanya dikenai dua ribu, kenapa kami warga Raas dikenai biaya sedemikian tinggi? Padahal KTP kami sama,” ungkapnya.

Berbeda dengan pengakuan Indra Kurniawan, manajer Pelindo kawasan kalianget, yang tidak mengakui dengan kejadian tersebut, namun terkait laporan pungli yang di sampaikan ia berjanji akan mengklarifikasi semua petugasnya.

“Nanti akan kita panggil. Kalau memang benar sampai Rp 15 ribu, harus dikembalikan. Kelebihan itu, kan masalah oknom,” elaknya kepada wartawan.

Berita Terkait

Kadisdik Restui Study Tour SMPN 1 Sumenep
Kapolres Datangi Bupati Kabupaten Sumenep
Pengendara Sepeda Motor Seruduk Mobil Tronton
Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:26 WIB

Kadisdik Restui Study Tour SMPN 1 Sumenep

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Datangi Bupati Kabupaten Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:20 WIB

Pengendara Sepeda Motor Seruduk Mobil Tronton

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Kadisdik Restui Study Tour SMPN 1 Sumenep

Selasa, 20 Jan 2026 - 07:26 WIB

BERITA TERKINI

Kapolres Datangi Bupati Kabupaten Sumenep

Senin, 19 Jan 2026 - 21:05 WIB

Ilustrasi kecelakaan motor

BERITA TERKINI

Pengendara Sepeda Motor Seruduk Mobil Tronton

Rabu, 14 Jan 2026 - 06:20 WIB

PEMERINTAHAN

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:21 WIB

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB