Maksimalkan Penerimaan PAD, BPPKAD Sumenep Bakal Terapkan 2 Terobosan Ini

Kamis, 26 September 2019 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPPKAD Sumenep bersama Bapeda kabupaten Banyuwangi saat koordinasi dalam rangka Aplikasi E-BPHTB dan E-PAD di Aula Kantor Bapeda Banyuwangi Foto (Eko, BPPKAD Sumenep)

Kepala BPPKAD Sumenep bersama Bapeda kabupaten Banyuwangi saat koordinasi dalam rangka Aplikasi E-BPHTB dan E-PAD di Aula Kantor Bapeda Banyuwangi Foto (Eko, BPPKAD Sumenep)

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Upaya memaksimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Sumenep menjadi prioritas Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Karena itu, organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpin Rudi Yuyianto tersebut terus mencari cara melalui terobosan-terobosan baru yang up to date dan sesuai dengan tuntutan zaman.

“Jadi, pada awal bulan September 2019 tim dari BPPKAD Kabupaten Sumenep (termasuk tim IT) sudah melaksanakan koordinasi dengan Kabupaten Banyuwangi,” ujar Rudi, Kamis (26/09/2019).

Soal apa? Kata Rudi, apalagi kalau bukan studi banding untuk menggarap terobosannya dalam meningkatkan penerimaan PAD.

“Kami akan menerapkan e-PAD, Elektronik Pendapatan Asli Daerah, dan e-BPHTB, yakni Elektronik Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan,” ungkapnya.

Kunjungan tim BPPKAD Sumenep ke Banyuwangi bukan tanpa alasan. Kabupaten tersebut jadi rujukan karena sudah lebih dulu menerapkan e-PAD dan e-BPHTB.

“Kabupaten Banyuwangi sudah menjalankan aplikasi ini sejak 1 tahun yang lalu,” tutur Rudi.

Pihaknya berharap, dua terobosan baru itu bisa segera diterapkan. Tentu saja juga dengan harapan bisa benar-benar membantu memaksimalkan penerimaan PAD Sumenep.

 

Penulis: Kiki. Editor: Heri

Berita Terkait

Pemerhati Barang Terlarang Meminta Pengedar Sabu di Hukum Berat
Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying
Polda dan Polri Diminta Turun Tangan Terkait Kasus di Desa Campor
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Area Persawahan
Satlantas Polres Pamekasan dan Jasa Raharja Gelar Aksi Simpatik
Polairud Bersama Instansi Terkait Evakuasi Korban Laka Laut
Gabungan LSM di Pamekasan Ancam Gelar Aksi Susulan
Kepala DKP2KB Sumenep Tutup Mata Terkait Kasus Malpraktek

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:32 WIB

Pemerhati Barang Terlarang Meminta Pengedar Sabu di Hukum Berat

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:32 WIB

Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:18 WIB

Polda dan Polri Diminta Turun Tangan Terkait Kasus di Desa Campor

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:42 WIB

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Area Persawahan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:27 WIB

Satlantas Polres Pamekasan dan Jasa Raharja Gelar Aksi Simpatik

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Pemerhati Barang Terlarang Meminta Pengedar Sabu di Hukum Berat

Jumat, 10 Jul 2026 - 07:32 WIB

BERITA TERKINI

Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying

Kamis, 9 Jul 2026 - 10:32 WIB

BERITA TERKINI

Polda dan Polri Diminta Turun Tangan Terkait Kasus di Desa Campor

Kamis, 9 Jul 2026 - 06:18 WIB

BERITA TERKINI

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Area Persawahan

Rabu, 8 Jul 2026 - 15:42 WIB

BERITA TERKINI

Satlantas Polres Pamekasan dan Jasa Raharja Gelar Aksi Simpatik

Rabu, 8 Jul 2026 - 14:27 WIB