Warga Sapeken Desak Pemkab Membangun Pasar Induk

Minggu, 30 Juli 2017 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tengah, Anwar Sadat, Kepala Desa Sapeken di dampingi Sekcam Sapeken dan Staf Desa

Tengah, Anwar Sadat, Kepala Desa Sapeken di dampingi Sekcam Sapeken dan Staf Desa

Penulis : Doess/Heri

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COMWarga Desa Sapeken Kecamatan Sapeken mendesak Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur untuk membangun Pasar Desa di daerahnya sebagai pasar induk bagi masyarakat di Pulau-Pulau lain di Kecamatan Sapeken, sebab hingga saat ini tidak ada fasilitas umum berupa pasar yang dibangun oleh Pemerintah terkait di wilayah tersebut.

Area yang digunakan sejumlah pedagang yaitu di sejumlah gang, beberapa akses masuk di antaranya dekat area pelabuhan dan pemukiman warga, sehingga mengganggu akses masyarakat yang melakukan aktifitas sehari-hari.

Kepala Desa Sapeken, Mohammad Anwar mengungkapkan, sejak 2015 lalu, pihaknya mengajukan pembangunan pasar Desa di Sapeken supaya pusat pembelanjaan bagi masyarakat diwilayah tersebut lebih tertata.

“Sejauh ini, belum mendapat respon padahal Pasar Sapeken menjadi tumpuan masyarakat di luar Pulau seperti Paleat, Saur Saebus, Sepangkur, Sepanjang, dan Pulau lainnya. Katanya menjelaskan, Minggu (30/07).

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep, Badrul Aini mengakui jika warga di Sapeken sangat menginginkan dibangunnya Pasar Desa, sebagai pasar induk di Kecamatan Sapeken.

“Pasar merupakan kebutuhan vital untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, apalagi salah satu program unggulan Bupati yaitu revitalisasi pasar tradisional, sehingga kondisi di Sapeken perlu jadi perhatian serius,” Ucap Badrul menegaskan.

Berita Terkait

Ketua DPRD Sumenep Terima Hasil Reses Tujuh Fraksi
Kasus Malpraktek di Kecamatan Ambunten Masih Buram
Fraksi PAN Desak Pemerintah Kabupaten Sumenep
Pemerhati Barang Terlarang Meminta Pengedar Sabu di Hukum Berat
Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying
Polda dan Polri Diminta Turun Tangan Terkait Kasus di Desa Campor
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Area Persawahan
Satlantas Polres Pamekasan dan Jasa Raharja Gelar Aksi Simpatik

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:17 WIB

Ketua DPRD Sumenep Terima Hasil Reses Tujuh Fraksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:23 WIB

Kasus Malpraktek di Kecamatan Ambunten Masih Buram

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:11 WIB

Fraksi PAN Desak Pemerintah Kabupaten Sumenep

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:32 WIB

Pemerhati Barang Terlarang Meminta Pengedar Sabu di Hukum Berat

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:32 WIB

Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Ketua DPRD Sumenep Terima Hasil Reses Tujuh Fraksi

Sabtu, 11 Jul 2026 - 08:17 WIB

BERITA TERKINI

Kasus Malpraktek di Kecamatan Ambunten Masih Buram

Sabtu, 11 Jul 2026 - 05:23 WIB

BERITA TERKINI

Fraksi PAN Desak Pemerintah Kabupaten Sumenep

Jumat, 10 Jul 2026 - 15:11 WIB

BERITA TERKINI

Pemerhati Barang Terlarang Meminta Pengedar Sabu di Hukum Berat

Jumat, 10 Jul 2026 - 07:32 WIB

BERITA TERKINI

Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying

Kamis, 9 Jul 2026 - 10:32 WIB