Warga Manding Laok Sumenep Dihebohkan Semburan yang Diduga Gas

Jumat, 28 Juni 2019 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semburan diduga gas keluar dari lahan yang sedang dibor milik anggota Koramil 0827/03 Manding di Desa Manding Laok, Kecamatan Manding, Sumenep. (Foto: Heri/SorotPublik)

Semburan diduga gas keluar dari lahan yang sedang dibor milik anggota Koramil 0827/03 Manding di Desa Manding Laok, Kecamatan Manding, Sumenep. (Foto: Heri/SorotPublik)

Penulis: Heri/Kiki

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Warga di Desa Manding Laok, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dihebohkan semburan yang diduga gas yang keluar saat sedang mengebor air di desa setempat.

Serda Dina Mardiyanto, selaku pemilik lahan yang dibor menjelaskan, semburan tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Sedangkan pengeboran lahan itu sendiri sudah dikerjakan selama lima hari.

“Di hari kelima ini sudah mencapai kedalaman 40 meter dan terjadi semburan seperti angin atau gas,” terangnya, Jumat (28/06/2019).

Demi menghindari hal yang tidak diinginkan, para pekerja menghentikan pengeboran dan menambah pipa bor agar imbas semburan tidak rendah.

Sementara dari hasil pengecekan yang dilakukan oleh Plh Danramil 0827/03 Manding, Pelda Muchlis Riyadi dan Kanit Intel Polsek Manding, Aiptu Joko Septiyono, semburan tersebut tidak berbau dan hanya berupa angin saja.

Namun, saat pemilik lahan, Serda Dina berinisiatif menutup permukaan pipa bor memakai kantong plastik agar bisa menampung isi semburan dan melakukan uji coba dengan membakar plastik tersebut, ternyata terjadi kilatan api besar.

“Setelah semburan angin tersebut kami bungkus dengan plastik dan ketika dibakar terjadi kilatan api besar,” ungkap anggota Koramil 0827/03 Manding tersebut.

Mendapat laporan hal itu, Kasdim 0827/Sumenep, Mayor Inf R. Hendro didampingi Pasiinteldim 0827/Sumenep dan Plh Danramil 0827/03 Manding, Pelda Muchlis Riyadi meninjau lokasi pengeboran sumur.

Sampai di lokasi, Kasdim 0827/Sumenep menyarankan kepada Ahmad, mertua Serda Dina Mardiyanto agar mengantisipasi dampak semburan dan memindahkan barang-barang yang mudah terbakar menjauh dari titik pengeboran.

“Segera koordinasi dengan pihak terkait/ESDA Pemkab Sumenep untuk mengetahui kandungan semburan tersebut, sehingga dapat diambil langkah tindakan,” papar Kasdim.

Untuk sementara, lahan sumor bor tersebut dilakukan pemasangan police line oleh anggota Polsek Manding dan mengimbau agar warga tidak mendekat.

Berita Terkait

Komoditi Jeruk Terus Menjadi Perhatian Serius
Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan
Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme
Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik
Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah
Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

Komoditi Jeruk Terus Menjadi Perhatian Serius

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik

Rabu, 29 April 2026 - 13:13 WIB

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Komoditi Jeruk Terus Menjadi Perhatian Serius

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

BERITA TERKINI

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

BERITA TERKINI

Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

BERITA TERKINI

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:13 WIB