Warga Majalengka Temukan Sosok Jasad Bayi, Polisi Menduga Hasil Hubungan Gelap

Senin, 19 November 2018 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Maja memasang police line di lokasi ditemukannya jasad bayi perempuan di Desa Pagaraji, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. (Foto: Sigit/SorotPublik)

Petugas Polsek Maja memasang police line di lokasi ditemukannya jasad bayi perempuan di Desa Pagaraji, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. (Foto: Sigit/SorotPublik)

Penulis: Sigit/Kiki

MAJALENGKA, SOROTPUBLIK.COM – Warga Desa Pageraji, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat temukan sosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan di area Sungai Cipada. Jasad bayi malang tersebut ditemukan tak jauh dari pemukiman warga di Blok Singajaya, Senin siang (19/11/2018).

Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono S.IK, M.Si melalui Kapolsek Maja, Iptu Mulyono, membenarkan penemuan mayat bayi tersebut bermula dari adanya laporan warga setempat sekitar pukul 08.30 WIB. Posisi mayat yang berada di pinggiran sungai pertama kali terlihat oleh Saroh (50), seorang ibu rumah tangga sekaligus warga setempat.

“Saat itu ia (Saroh, red) sangat terkejut melihat sosok jasad yang masih bayi berjenis kelamin perempuan. Kemudian ia memberi kabar ke warga lain dan melaporkan kejadian itu ke warga lainnya yaitu Dede Budiman (56) yang seterusnya melaporkan ke Polsek Maja,” terang Iptu Mulyono, Senin (19/11/2018).

Kapolsek Maja itu menuturkan, keterangan dari hasil pemeriksaan tim dokter Puskesmas Maja dan Inafis Polres Majalengka menduga mayat bayi perempuan tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sudah lebih dari 72 jam atau sekitar 3 hari. Sebab, kondisi fisik bayi sudah dalam keadaan bau sangat menyengat dan sudah membusuk pula.

“Dari hasil pemeriksaan tim medis, mayat bayi tersebut berjenis kelamin perempuan, tinggi 63 cm, panjang ari-ari 60 cm dan masih menempel tali pusar jabang bayi yang masih melekat di perutnya dan ada luka lecet pada bagian dahi,” ujar Iptu Mulyono.

Berdasarkan ciri-ciri jasad yang disebutkan tim medis dan pihak kepolisian, ditambah hasil keterangan saksi-saksi saat olah TKP, sementara ini polisi menduga mayat bayi perempuan itu hasil dari hubungan gelap. Sedangkan pelaku, kemungkinan dari warga setempat atau warga luar Desa Pageraji yang memang sengaja membuang bayi tersebut.

Berita Terkait

Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep
Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi
Kepala DKP2KB Sumenep Tidak Berani Berikan Sanksi
DKP2KB Memilih Bungkam Terkait Staf Puskesmas Larang Wartawan Liputan
Okun Staf Puskesmas Dasuk Larang Wartawan Liputan
Pengaspalan di Desa Karangnangka Tanpa Prasasti
Puskesmas Ambunten Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 10:02 WIB

Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor

Kamis, 23 April 2026 - 05:02 WIB

LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Rabu, 22 April 2026 - 16:29 WIB

Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi

Rabu, 22 April 2026 - 05:08 WIB

Kepala DKP2KB Sumenep Tidak Berani Berikan Sanksi

Selasa, 21 April 2026 - 08:57 WIB

DKP2KB Memilih Bungkam Terkait Staf Puskesmas Larang Wartawan Liputan

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor

Kamis, 23 Apr 2026 - 10:02 WIB

BERITA TERKINI

LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Kamis, 23 Apr 2026 - 05:02 WIB

BERITA TERKINI

Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi

Rabu, 22 Apr 2026 - 16:29 WIB

BERITA TERKINI

Kepala DKP2KB Sumenep Tidak Berani Berikan Sanksi

Rabu, 22 Apr 2026 - 05:08 WIB

BERITA TERKINI

DKP2KB Memilih Bungkam Terkait Staf Puskesmas Larang Wartawan Liputan

Selasa, 21 Apr 2026 - 08:57 WIB