Sejumlah SDN di Sumenep Keluhkan Minimnya Tenaga Guru PNS

Rabu, 29 Agustus 2018 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu guru sukwan di Kecamatan Ambunten saat mengajar

Salah satu guru sukwan di Kecamatan Ambunten saat mengajar

Penulis: Heri

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Sejumlah sekolah tingkat sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur keluhkan minimnya tenaga guru pegawai negeri sipil (PNS). Hal ini disampaikan oleh sejumlah kepala sekolah, bahwa di sekolahnya tersebut saat ini kekurangan tenaga guru PNS yang mana saat mengajar disekolah tersebut hanya dibantu oleh para tenaga guru sukwan.

“Kami disini ini kekurangan tenaga guru PNS, dan yang PNS hanya saya selaku kepala sekolah saja, yang lainnya itu tenaga guru sukwan yang mana gajinya Rp; 150 ribu perbulan dan dibayar kalok bos cair,” ungkap salah satu kepala sekolah yang enggan disebutkan namanya, Rabu (29/08/2018).

Ia menjelaskan, pihak dinas pendidikan Kabupaten Sumenep diduga hanya diam saja dengan kondisi sekolah yang minim tenaga guru pegawai negeri sipil (PNS), disebabkan Ia sering menyampaikan keluhannya itu saat ada kunjungan pihak dinas pendidikan Sumenep ke sekolahnya, namun hingga saat ini belum ada penambahan terkait apa yang Ia keluhkan.

“Saya tidak tau lagi mas mau menyampaikan kepada siapa terkait keluh kesah kekurangan tenaga guru PNS ini, sebab saya sering menyampaikan terkait apa yang saat ini saya alami di sekolah, tetapi anehnya hingga saat ini belum ada respon dari pihak disdik Sumenep,” jelasnya.

Ia hanya berharap, pihak Dinas Pendidikan Sumenep seharusnya meninjau langsung kelapangan terkait apa yang menjadi keluhan para kepala sekolah, agar dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep semakinmaju seperti sekolah-sekolah yang berada di Kabupaten lainnya.

Berita Terkait

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan
Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme
Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik
Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah
Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik

Rabu, 29 April 2026 - 13:13 WIB

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

BERITA TERKINI

Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

BERITA TERKINI

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:13 WIB

BERITA TERKINI

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Senin, 27 Apr 2026 - 12:49 WIB