Pemilik Sertifikat Lahan Garam Minta Keadilan

Jumat, 24 November 2017 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Nanang

PAMEKASAN, SOROTPUBLIK.COM – Kasus sengketa lahan garam Desa Majugan Kecatan Pademawu, Pamekasan, Madura Jawa Timur, hingga saat ini polemik tersebut masih berkepanjangan. Masyarakat yang mengklaim sebagai Pemilik sertifikat lahan garam di Desa setempat, berharap mendapatkan keadilan dan hak kelola lahan garam dari pihak yang berwenang.

Rusfandi bersama para pemilik sertifikat lahan tambak garam di Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, minta keadilan atas hak pengelolaan lahan garam, karena lahan miliknya itu telah digarap oleh orang lain.

“Sebagai pemilik sertifikat lahan garam sejak 20 tahun, kami melaksanakan penggarapan secara normal. Tapi sejak 2012 hingga 2015, itu dikerjakan oleh orang lain,” tutur Rusfandi, Jumat (24/11).

Ia menuturkan, sejak tahun 2012, lahan tambak garam di Dusun Troken, Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan itu digarap oleh warga bernama Pak Sipah.

“Ia mengklaim bahwa yang bersangkutan telah menerima mandat dari institusi tertentu untuk mengelola lahan garam. Dan pada 2016 semua lahan bersertifikat itu dikelola secara keseluruhan,” ujarnya, menjelaskan.

Padahal, sambung dia, lahan tambak garam di Dusun Trokem, Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan itu, telah bersertifikat atas nama warga. Rusfandi mengaku, sudah beberapa kali melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian.

“Kami sudah beberapa kali melaporkan ke kepolisian, bahkan sudah terbit putusan pengadilan Pamekasan dan kami kasasi. Tapi pihak penggarap tetap merasa menguasai lahan kami,” katanya.

Sebagai pemilik sertifikat yang sah, dirinya bersama pemilik sertifikat lahan itu juga berharap agar pelaku ditangkap dan diberikan sanksi sesuai dengan perbuatannya. Sehingga, pihaknya bisa menggarap lagi lahannya.

Berita Terkait

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan
Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme
Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik
Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah
Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik

Rabu, 29 April 2026 - 13:13 WIB

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

BERITA TERKINI

Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

BERITA TERKINI

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:13 WIB

BERITA TERKINI

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Senin, 27 Apr 2026 - 12:49 WIB