PC Fatayat NU Pamekasan Menghadirkan Putri Gusdur dan Sultan Madura

oleh

PAMEKASAN, SOROTPUBLIK.COM – Dalam rangka memperingati hari santri 2026, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdatul Ulama’ (NU) wilayah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menghadirkan putri Gusdur dan sultan Madura.

Ketua PC Fatayat NU Pamekasan, Mariyatul Qibtiyah mengatakan, bahwa dalam rangka memperingati hari santri 2026, PC Fatayat NU Pamekasan memilih konsep stand up comedy, dan menghadirkan putri Gusdur serta sultan Madura.

“Fatayat ini berasal dari pesantren. Maka komitmen saya jadi ketua, bagaimana Fatayat itu kembali ke pesantren dan pesantren itu menjadi wadah terbesar, wadah yang paling penting untuk menjalankan program-program di Fatayat PC Pamekasan,” ungkapnya, Senin (26/10/2026).

Ia menjelaskan, dalam acara tersebut mengusung tema “Santri Berbicara” dengan tujuan ingin memberikan ruang kebebasan bagi santri, khususnya kader Fatayat untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan.

“Harapan saya melalui acara stand up comedy ini, ada ketertarikan dan ada tanggung jawab yang besar bagi pondok-pondok pesantren, bagi santri-santri alumni pondok pesantren bisa ikut serta untuk melanjutkan estafet kepemimpinan yang akan datang,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dirangkum jurnalis sorotpublik.com, acara tersebut di hadiri oleh Inayah Wulandari Wahid atau yang akrab disapa Ning Inayah, putri bungsu Presiden ke-4 RI KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai bintang tamu dan Sinta Nuriyah, yang juga pengurus PBNU. Turut hadir H. Khairul Umam atau yang dikenal sebagai Haji Her, CEO PT Bawang Mas Group yang dijuluki Sultan Madura, bersama ibundanya.

Penulis; Ifa Kity

No More Posts Available.

No more pages to load.