Kuburan Diduga Korban Motif Pembunuhan, Polisi Bongkar Jenazah untuk Keperluan Otopsi

Rabu, 5 Desember 2018 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembongkaran kuburan Sudarman, warga Majalengka diduga korban motif pembunuhan. (Foto: Sigit/SorotPublik)

Pembongkaran kuburan Sudarman, warga Majalengka diduga korban motif pembunuhan. (Foto: Sigit/SorotPublik)

Penulis: Sigit/Kiki

MAJALENGKA, SOROTPUBLIK.COM – Kematian diduga tak wajar, kuburan Sudarman alias Darman (70), warga Blok Pucuksawit Mekarsari, Desa Kodasari, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka yang meninggal dan dikebumikan pada 58 hari lalu di pemakaman desa setempat, dibongkar untuk keperluan otopsi.

Kapolres Cirebon melalui Kasat Reskrim Polres Cirebon, AKP Kartono Gumilar menjelaskan, kecurigaan bermula saat Darman meninggal secara mendadak pada 5 Oktober 2018 lalu dari penemuan mayat oleh warga di Blok Telar, Desa Tangkil, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon.

“Meski begitu, pihak keluarga pun sudah merelakan kematian tersebut untuk kemudian langsung dikebumikan. Namun beberapa hari setelah proses penguburan, muncul desas-desus tak sedap yakni beredar kabar di masyarakat jika pria lansia tersebut meninggal secara tak wajar yakni korban pengeroyokan,” kata AKP Kartono, Rabu (05/12/2018) saat pembongkaran.

Kasat Reskrim Polres Cirebon itu menjelaskan, kabar yang beredar di masyarakat menyebutkan pemandi jenazah melihat tanda bekas luka-luka saat jenazah Sudarman dimandikan untuk disucikan. Sehingga, akhirnya keluarga korban menanggapi kabar tersebut dengan melaporkan ke pihak kepolisian.

“Kemudian kepolisian pun mulai melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi dari beberapa sumber, di antaranya pihak keluarga, masyarakat, hingga perangkat desa sudah dimintai informasi,” jelas AKP Kartono.

Guna menyakinkan penyebab kematian Sudarman, sambung Kartono, pihaknya memutuskan untuk menggali jenazah untuk keperluan otopsi dengan menggandeng tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Unit Identifikasi Polres Cirebon dan Tim Forensik Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Indramayu.

“Kita mencari bukti ilmiah untuk mengungkap penyebab kematian. Itu nanti sudah tidak bisa dibantah. Otopsi juga dilakukan agar tak ada pertanyaan atau muncul masalah di kemudian hari terkait penyebab kematian Darman tersebut,” jelasnya.

Sampai saat ini, pihak Reskrim Polres Cirebon masih mengumpulkan berbagai petunjuk terkait kasus tersebut. Sementara, belum ada penetapan tersangka ataupun terduga, dan harus menunggu hasil tim forensik.

Dari pantauan sorotpublik.com, kegiatan pembongkaran jenazah tersebut menjadi tontonan. Warga setempat mendatangi lokasi untuk menyaksikan proses otopsi, meski dibatasi garis polisi.

Berita Terkait

Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep
Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi
Kepala DKP2KB Sumenep Tidak Berani Berikan Sanksi
DKP2KB Memilih Bungkam Terkait Staf Puskesmas Larang Wartawan Liputan
Okun Staf Puskesmas Dasuk Larang Wartawan Liputan
Pengaspalan di Desa Karangnangka Tanpa Prasasti
Puskesmas Ambunten Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 10:02 WIB

Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor

Kamis, 23 April 2026 - 05:02 WIB

LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Rabu, 22 April 2026 - 16:29 WIB

Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi

Rabu, 22 April 2026 - 05:08 WIB

Kepala DKP2KB Sumenep Tidak Berani Berikan Sanksi

Selasa, 21 April 2026 - 08:57 WIB

DKP2KB Memilih Bungkam Terkait Staf Puskesmas Larang Wartawan Liputan

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor

Kamis, 23 Apr 2026 - 10:02 WIB

BERITA TERKINI

LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Kamis, 23 Apr 2026 - 05:02 WIB

BERITA TERKINI

Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi

Rabu, 22 Apr 2026 - 16:29 WIB

BERITA TERKINI

Kepala DKP2KB Sumenep Tidak Berani Berikan Sanksi

Rabu, 22 Apr 2026 - 05:08 WIB

BERITA TERKINI

DKP2KB Memilih Bungkam Terkait Staf Puskesmas Larang Wartawan Liputan

Selasa, 21 Apr 2026 - 08:57 WIB