KPU Diminta Gelar Perkara Terkait Ijazah Salah Satu Bakal Calon Bupati

oleh

Penulis : Bahrullah

Bondowoso, SOROTPUBLIK.COM – Setelah ramai di perbincangkan di media massa terkait LSM Tropong yang meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur untuk gelar perkara terkait kejelasan ijazah Ahmad Dhafir salah satu bakal calon bupati Bondowoso, membuat KPU Bondowoso  angkat  bicara. Menurut Komesioner KPU bondowoso, Junaidi mengatakan bahwa gelar perkara yang diminta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tropong bukan wewenang KPU Kabupaten Bondowoso.

“Jadi itu Tupoksi  (Tugas pokok dan fungsi) Panwas, jadi itu bukan kewenangan kita (KPU) untuk melakukan gelar perkara,” kata Junaidi, saat di konfirmasi via telfon, Selasa (06/02/2018).

Menurut Junaidi, KPU Bondowoso telah melakukan Verifikasi faktual, dan menurutnya selama ini lembaga yang mengeluarkan ijazah dapat membuktikannya itu sudah memenuhi syarat.

“Jadi prinsipnya KPU itu melakukan verifikasi faktual terkait dengan ijazah bakal pasangan calon, bener atau tidak ijazahnya ini, bener atau tidak sekolah dia itu di situ, sepanjang yang bersangkutan itu (lembaga) bisa menunjukkan keabsahannya, dia itu sekolah disini, dengan nomer induk disini dan memberikan keterangan, itu bisa di katakan memenuhi syarat, kita tidak masuk pada substansi gelar perkara,” ungkapnya.

Dikatakan junaidi, bahwa semisal LSM Tropong punya bukti terkait ketidak jelasan ijazah tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) siap konfirmasi tentang verifikasi faktual Ijazah bakal calon.

“Perkara LSM Tropong itu punya bukti terhadap ijin pendirian, terhadap ijin nomer induk siswa dan lain sebagainya kami serahkan sepenuhnya pada lembaga penyelenggara Panwaskab untuk menindaklanjuti, temuan-temuan itu  merupakan bukti untuk di panggil oleh Panwaskab, LSM Tropong dalam hal ini untuk melakukan gelar perkara, dan KPU dalam hal ini di undang oleh Panwaskab akan datang, terserah tempatnya dimana di kantor KPU atau di kantor Panwaskab, KPU kabupaten juga siap untuk melakukan konfirmasi terhadap verifikasi faktual terhadap ijazah dari bakal pasangan calon,” terangnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.