Kesulitan Air Bersih, Warga di Majalengka Terpaksa Gunakan Air Sungai dan Hujan

oleh
Warga Desa Pasirmuncang, Kecamatan Panyingkiran sedang mengambil air yang disuplai PDAM. (Foto: Sigit/SorotPublik)

Penulis: Sigit/Kiki

MAJALENGKA, SOROTPUBLIK.COM – Ratusan warga di Kelurahan Munjul, Kecamatan Kota dan warga Desa Pasirmuncang, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, terpaksa gunakan air hujan dan sungai dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

Kondisi tersebut sudah terjadi sejak tiga bulan yang lalu, akibat dari keran air PDAM yang tidak dapat mengeluarkan air.

“Jika pun keluar, airnya sangat kecil hingga warga terpaksa menggunakan air sungai Cijurey dan air hujan ketika tidak tersedia air bersih,” kata Toharudin, warga setempat, Kamis (17/01/2019).

Namun keluhan warga, lanjut Toharudin, sudah mendapatkan solusi dari PDAM. Perusahaan Daerah Air Minum itu telah mensuplai air bersih dengan menggunakan mobil tanki berkapasitas 6000 liter sejak dua bulan lalu.

Dari pantauan sorotpublik.com, dalam satu hari PDAM menyuplai air bersih di Kelurahan Munjul sebanyak 30 kubik dan di Desa Pasirmuncang sebanyak 25 kubik air bersih.

Warga berharap air bersih dari PDAM agar segera kembali normal ke setiap pelanggan. Sehingga, tidak menggangu aktivitas kebutuhan air bersih sehari-hari.