Kadus Poja Diduga Tolak Pendaftaran Calon KPPS, Inilah Tanggapan KPU Sumenep

Sabtu, 19 Mei 2018 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ismi/Rifqi

Sumenep, SOROTPUBLIK.COM – Semakin mendekatnya hari pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, maka di setiap Desa perlu adanya Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Namun anehnya ada salah satu Kepala Dusun (KADUS) yang menangani pendaftaran calon KPPS di Desa Poja, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur diduga menolak persyaratan yang diajukan calon pendaftar, dengan alasan persyaratannya tidak lengkap dalam artian ijazah yang dilampirkan tidak dilegalisir.

“Bukannya saya tidak mau nerima, tapi saya harus mengembalikan ini karena tidak ada legalisirnya,” ujar Marsuki, Kadus Ngunung Adak saat mengembalikan persyaratan pendaftar KPPS, Sabtu (19/05/2018).

Hal berbeda di jelaskan Misdiyanto, salah satu petugas KPU Sumenep, bahwa persyaratan pendaftaran calon Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang berhak mengembalikan adalah pihak KPU Sumenep, bukan dari pihak Kadus ataupun pihak yang menangani pendaftaran calon KPPS di Desa.

“Untuk ketidaklengkapan persyaratan pendaftaran calon KPPS mengenai ijazah yang tidak dilegalisir itu, seorang Kadus tidak berhak untuk menolak atau mengembalikan persyaratan pendaftaran calon KPPS, karena yang lebih berhak untuk itu ada di pihak KPU,” jelasnya.

Informasi persyaratan pendaftaran untuk calon KPPS sudah ditempel di setiap dinding jalanan, secara otomatis persyaratan tersebut sudah dipublikasikan secara umum. Dan apabila terjadi kesalahan pada pendaftaran maka itu harus ditanggung sendiri atau diperbaiki untuk memenuhi persyaratannnya, dalam artian bukan malah langsung mengembalikan persyaratan calon yang mau daftar.

Berita Terkait

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan
Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme
Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik
Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah
Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik

Rabu, 29 April 2026 - 13:13 WIB

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

BERITA TERKINI

Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

BERITA TERKINI

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:13 WIB

BERITA TERKINI

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Senin, 27 Apr 2026 - 12:49 WIB