Kabid Dikmen Disdik Sumenep: PPDB Zonasi Idealnya Berbasis Jarak Tempuh

Selasa, 25 Juni 2019 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Sunarto. (Foto: Hairul/SorotPublik)

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Sunarto. (Foto: Hairul/SorotPublik)

Penulis: Hairul/Kiki

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Menjelang tahun ajaran baru, sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sudah memulai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online.

Untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) PPDB masih menggunakan sistem Zonasi dan sudah dimulai per tanggal 24 Juni kemarin.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Sumenep, Sunarto mengungkapkan, sistem Zonasi dalam PPDB idealnya berbasis jarak tempuh udara atau jarak tempuh siswa ke sekolah.

“Di Sumenep PPDB berbasis jarak tempuh udara baru diterapkan untuk kecamatan kota, sedangkan yang lain masih berbasis wilayah kecamatan,” kata Sunarto, Selasa (25/06/2019).

Hal tersebut, kata dia, dimaksudkan agar kuota siswanya terpenuhi. Karena untuk wilayah selain kota, minat orang tua siswa untuk menyekolahkan ke sekolah negeri masih rendah. Mereka masih lebih memilih menyekolahkan anaknya ke pesantren.

“Untuk kategori penerimaan siswa selain zonasi, yakni melalui jalur Prestasi 14% dan mutasi orang tua 5%,” lanjut Sunarto.

Sampai saat ini pelaksanaan PPDB Online di wilayah Kabupaten Sumenep berjalan dengan lancar tanpa ada kendala yang berarti. Sementara Pelaksanaan PPDB tersebut akan berlangsung hingga tanggal 28 Juni mendatang.

Berita Terkait

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan
Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme
Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik
Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah
Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik

Rabu, 29 April 2026 - 13:13 WIB

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

BERITA TERKINI

Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

BERITA TERKINI

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:13 WIB

BERITA TERKINI

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Senin, 27 Apr 2026 - 12:49 WIB