Geger,Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kahuripan

Senin, 29 Agustus 2016 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Doess

SUMENEP, SOROTPUBLIK.com – Sama, umur (67 tahun), seorang nelayan warga Desa Gedugan, Kecamatan Gili Genting, Sumenep, Madura, Jawa Timur, setelah dinyatakan hilang satu hari, akhirnya ditemukan tewas di bawah tebing kahuripan.

Mayat ‘sama’ ditemukan kelompok nelayan yang sedang melakukan pencarian, awalnya menemukan serpihan pecahan perahu selanjutnya korban ditemukan dibawah tebing kahuripan.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dikumpulkan di lokasi, pada hari Sabtu sekira pkl. 03.30 WIB. korban pamit mancing pada ‘Amiya,’ istrinya ke pulau Gili Labak.

Namun karena hingga sore hari, korban yang berangkat menggunakan perahu mesin itu tak kunjung pulang ke rumahnya,maka ‘Amiya’ melaporkan peristiwa itu pada Bapak Rusnan, Kepala Desa Gedugan.

Oleh kepala desa, laporan Amiya ditindak lanjuti dengan dilakukan pencarian korban di perairan Gedugan.

Pencarian yang dilakukan kepala desa bersama kelompok nelayan setempat tidak membuahkan hasil, mereka kembali ke rumahnya masing-masing dengan tangan hampa.

Kemudian pada keesokan harinya, Minggu (28/8/16) sekira pukul 06.30 WIB para kelompok nelayan menemukan pecahan perahu, serta mayat korban mengapung dibawah tebing kahuripan.
Korban diduga meninggal karena terbentur batu karang tebing kahuripan yang terkenal cadas.

Hal itu diketahui, setelah petugas medis pulau Gili Genting melakukan pemeriksaan pada korban. Pada bagian kepala, serta punggung korban terdapat luka, yang diduga akibat benturan. Selanjutnya, mayat korban diserahkan pada keluarganya untuk di makamkan.

Berita Terkait

Ketua DPRD Sumenep Terima Hasil Reses Tujuh Fraksi
Kasus Malpraktek di Kecamatan Ambunten Masih Buram
Fraksi PAN Desak Pemerintah Kabupaten Sumenep
Pemerhati Barang Terlarang Meminta Pengedar Sabu di Hukum Berat
Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying
Polda dan Polri Diminta Turun Tangan Terkait Kasus di Desa Campor
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Area Persawahan
Satlantas Polres Pamekasan dan Jasa Raharja Gelar Aksi Simpatik

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:17 WIB

Ketua DPRD Sumenep Terima Hasil Reses Tujuh Fraksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:23 WIB

Kasus Malpraktek di Kecamatan Ambunten Masih Buram

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:11 WIB

Fraksi PAN Desak Pemerintah Kabupaten Sumenep

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:32 WIB

Pemerhati Barang Terlarang Meminta Pengedar Sabu di Hukum Berat

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:32 WIB

Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Ketua DPRD Sumenep Terima Hasil Reses Tujuh Fraksi

Sabtu, 11 Jul 2026 - 08:17 WIB

BERITA TERKINI

Kasus Malpraktek di Kecamatan Ambunten Masih Buram

Sabtu, 11 Jul 2026 - 05:23 WIB

BERITA TERKINI

Fraksi PAN Desak Pemerintah Kabupaten Sumenep

Jumat, 10 Jul 2026 - 15:11 WIB

BERITA TERKINI

Pemerhati Barang Terlarang Meminta Pengedar Sabu di Hukum Berat

Jumat, 10 Jul 2026 - 07:32 WIB

BERITA TERKINI

Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying

Kamis, 9 Jul 2026 - 10:32 WIB