Fraksi Nasdem DPR RI Kawal Aspirasi GTT dan PTT se-Jawa Timur

Selasa, 12 Maret 2019 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Nasdem Titik Prasetyowati Verdi menyerahkan cenderamata kepada Teguh Supriyanto selaku Ketua FKGTT/PTT SD, SMP dan SMA se-Jawa Timur usai audiensi di Komisi X DPR RI melalui Fraksi Nasdem. (Foto for SorotPublik)

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Nasdem Titik Prasetyowati Verdi menyerahkan cenderamata kepada Teguh Supriyanto selaku Ketua FKGTT/PTT SD, SMP dan SMA se-Jawa Timur usai audiensi di Komisi X DPR RI melalui Fraksi Nasdem. (Foto for SorotPublik)

Penulis: Ns/Kiki

JAKARTA, SOROTPUBLIK.COM – Ratusan guru dan pengajar yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru Tidak Tetap (GTT) atau Pengajar Tidak Tetap (PTT) se-Jawa Timur (FKGTT/PTT Jatim) melakukan audiensi dengan Komisi X DPR RI. Rombongan yang dipimpin oleh Teguh Supriyanto selaku Ketua FKGTT/PTT SD, SMP dan SMA se-Jawa Timur tersebut didampingi kuasa hukumnya, diterima audiensi di Komisi X melalui Fraksi Nasdem.

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Nasdem Titik Prasetyowati Verdi mengatakan, upaya mengawal aspirasi dari GTT/PTT se-Jawa Timur merupakan salah satu tugas dan perhatian yang dilakukannya yang berasal dari Dapil Jawa Timur.

“Kami terus mengupayakan dan mengawal isu ini sejak adanya sikap dari masyarakat atas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Permenpan RB Nomor 2 tahun 2019,” terangnya di komplek DPR RI Senayan Jakarta, Selasa (12/03/2019).

Audiensi GTT/PTT yang diselenggarakan di Komisi X tersebut turut dihadiri oleh Ketua Komisi X Djoko Udjianto. Beberapa rekomendasi yang disampaikan oleh Forum Komunikasi GTT/PTT dinyatakan telah disepakati oleh Ketua Komisi X dan akan menjadi referensi dalam pembahasan rapat dengan pemerintah.

Usai melakukan audiensi di Komisi X, para guru dan pengajar tidak tetap melakukan pembahasan lebih lanjut dengan Fraksi Nasdem untuk terus mengawal isu ini di legislatif dan pemerintah sebagai eksekutif.
Titik Prasetyowati Verdi mengungkapkan, poin-poin rekomendasi harapannya dapat dipahami oleh para guru yang tidak turut hadir ke DPR RI untuk melakukan audiensi di Komisi X.

Data Pokok Pendidikan (Dapodik) mencatat bahwa GTT/PTT yang tidak masuk dalam kategori honorer atau K2 ada sebanyak 21.754 orang GTT/PTT pada jenjang SMA, 17.150 orang GTT/PTT pada jenjang SMP, dan 47.500 orang GTT/PTT pada jenjang SD.

Ketua LKBH Universitas Tulungagung Khoirul Anam mengatakan, GTT/PTT yang tidak masuk dalam kategori honorer atau K2, berarti mereka akan dilakukan rekrutmen melalui jalur umum.

“Itu artinya, pengabdian yang dilakukan GTT/PTT selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun tidak dihitung,” terangnya.

Pengelompokkan pada jalur umum memiliki konsekuensi pada tidak diakuinya pengabdian pada guru dan pengajar yang sudah bekerja sebagai GTT/PTT.

Dalam kesempatan yang sama, Titik Prasetyowati Verdi menegaskan, aspirasi dari GTT/PTT itu perlu dilakukan penelusuran satu per satu, mengenai penerbitan surat keputusan (SK) yang menjamin pada GTT/PTT selama ini bekerja. Sehingga, hal tersebut dapat menjadi dasar bagi jaminan perubahan nasib para GTT/PTT ke depan.

“Pengabdian GTT/PTT selama ini adalah bagian dari unsur dalam membangun sumberdaya manusia Indonesia. Mereka telah mengabdi, dan ada bagian dari mereka yang haknya harus diangkat. Kita akan perjuangkan terus,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua FKGTT/PTT Jatim Tegus Supriyanto mengucapkan terima kasih kepada Fraksi Nasdem yang telah membawa aspirasi mereka ke tingkat legislatif nasional.

“Kita akan terus memperjuangkan aspirasi kami, ada beberapa poin rekomendasi yang telah kami sampaikan. Semoga dapat tetap di jalan yang lurus ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Warga Kelurahan Lawangan Daya Diringkus Polisi
DPRD Kabupaten Sumenep Menggelar Rapat Paripurna
Instansi Pemerintah dan Organissi Lakukan Kerja Bakti
Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram
Kapolres Pamekasan Pererat Silaturahmi dengan Bupati
Polres Pamekasan Amankan 62 Unit Sepeda Motor
Pengendara Sepeda Motor Metic Alami Kecelakaan
KH Imam Hasyim Ajak ASN Perkuat Kebersamaan

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Warga Kelurahan Lawangan Daya Diringkus Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:55 WIB

DPRD Kabupaten Sumenep Menggelar Rapat Paripurna

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Instansi Pemerintah dan Organissi Lakukan Kerja Bakti

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Kapolres Pamekasan Pererat Silaturahmi dengan Bupati

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Warga Kelurahan Lawangan Daya Diringkus Polisi

Sabtu, 15 Agu 2026 - 07:16 WIB

BERITA TERKINI

DPRD Kabupaten Sumenep Menggelar Rapat Paripurna

Jumat, 14 Agu 2026 - 12:55 WIB

BERITA TERKINI

Instansi Pemerintah dan Organissi Lakukan Kerja Bakti

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:15 WIB

BERITA TERKINI

Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Rabu, 12 Agu 2026 - 18:27 WIB

BERITA TERKINI

Kapolres Pamekasan Pererat Silaturahmi dengan Bupati

Senin, 10 Agu 2026 - 11:56 WIB