Etnonasionalis Sebagai Potensi Ancaman Turunan Perpres TKA 2018

Selasa, 24 April 2018 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dzulfiqar

Jakarta, SOROTPUBLIK.COM – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) meminta Negara untuk segera mencabut Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia nomor 20 tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing.

Presiden KSPI, Said Iqbal mengemukakan, perpres tersebut mengancam Indonesia, setidaknya pada dua poin penting. Pertama, ancaman terhadap ketersediaan kerja bagi rakyat Indonesia pada sektor pekerjaan kasar (unskill worker).

“Di Tanjung Priok, itu ada supir forklift dari Cina,” kata Iqbal dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Mega, Jl. Proklamasi, Jakarta, Selasa (24/04/2018).

Ancaman lain, menurut Iqbal, adalah potensi ganguan terhadap kedaulatan Negara. Hal ini terkait politik etnonasionalis yang sangat mungkin diberlakukan oleh Cina.

Iqbal dalam hal ini, merujuk pada sebuah paper asing berjudul “Is Beijing Adopting Ethno Nationalist Foreign Policy” yang disebut sebagai salah satu jurnal ilmiah karangan analis senior dari Center for Security of America.

Etno nasionalis atau nasionalisme berdasarkan etnis sebagai suatu sikap politik luar Negeri akan sangat merugikan negara lain, Iqbal mencontohkan, penerapan etno nasionalis seperti ketika Hitler membela etnis Arya atau ketika Vladimir Putin melindungi etnis Rusia saat berhadapan dengan Ukraina.

Lebih lanjut, Iqbal mengemukakan data bahwa dari 50 juta orang diaspora (perantauan) China, sebanyak 32 juta berada di asia tenggara dan berkoneksi dengan pemerintahan China.

Fakta mengerikan kemudian menjadi rujukan, dimana salah satu anggota parlemen di New Zealand, Selandia Baru, memiliki hubungan kuat dengan China sehingga lahirlah kebijakan-kebijakan ataupun undang-undang Selandia Baru yang memprotek kepentingan-kepentingan China.

Hal inilah yang kemudian diwaspadai sebagai ancaman terhadap kedaulatan Indonesia. Karena faktanya, selain telah ditemukan beberapa kasus dimana TKA China mengisi sektor unskill worker di Indonesia, diberlakukannya sistem turnkey project management sebagai konsekuensi investasi China di Indonesia saat ini pun berpotensi besar terhadap gempuran TKA Cina ke Indonesia.

Berita Terkait

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan
Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme
Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik
Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah
Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik

Rabu, 29 April 2026 - 13:13 WIB

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

BERITA TERKINI

Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

BERITA TERKINI

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:13 WIB

BERITA TERKINI

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Senin, 27 Apr 2026 - 12:49 WIB