BPMP-KB Tidak Berani Tindak Penyetoran SPJ DD-ADD Yang Molor 3 Bulan

Jumat, 7 Oktober 2016 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Doess

SUMENEPSOROTPUBLIK.com  –  Terkait penyerahan Surat Pertanggungjawaban realisasi penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa untuk semester pertama tahun anggaran 2016 sudah molor sekitar 3 bulan.

Namun, lambannya para Kepala Desa (Kades) dalam menyelesaikan SPJ tersebut terkesan tidak ada sikap tegas yang bisa diambil Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan Dan Keluarga Berencana (BPMPKB-) Sumenep.

Kepala BPMP-KB Sumenep, Ahmad Masuni mengatakan, untuk semester pertama SPJ sudah terlambat disetor, harusnya akhir Juli 2016 sudah rampung.

“Saat ini baru 160 Kades yang sudah menyerahkan SPJ dari 330 Desa se Kabupaten Sumenep,” Terangnya. Jum’at (07/10/2016).

Pihaknya mengkhawatirkan, molornya para kades untuk menyelesaikan SPJ akan berdampak pada pencairan DD dan ADD tahap kedua.

“Kami khawatir tidak diterima oleh Menteri Keuangan RI dan tidak bisa dicairkan untuk semester kedua karena molornya penyelesaian SPJ,” Paparnya.

Meskipun demikian, Masuni mengaku tidak bisa mengambil tindakan tegas terkait lambannya penyelesaian SPJ tersebut. “Belum ada regulasinya mas, ya kami tidak bisa mengambil langkah apapun,” Tambahnya.

Secara aturan, harusnya akhir bulan Juli SPJ realisasi DD dan ADD tahun anggaran 2016 sudah rampung, karena pada bulan Agustus sudah masuk pencairan tahap kedua.

“Para Kades masih terkendala minimnya SDM dalam pembuatan SPJ, sehingga mereka kerap kali kerepotan,” Kilahnya.

Bahkan, berdasarkan data yang ada di BPMPKB setempat, rata-rata desa yang belum menyelesaikan SPJ berasal dari wilayah kepulauan. “Dari data, rata-rata kades kepulauan yang belum menyetorkan SPJ,” Tukasnya.

Berita Terkait

Pengendara Sepeda Motor Seruduk Mobil Tronton
Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim
Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:20 WIB

Pengendara Sepeda Motor Seruduk Mobil Tronton

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:21 WIB

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Berita Terbaru

Ilustrasi kecelakaan motor

BERITA TERKINI

Pengendara Sepeda Motor Seruduk Mobil Tronton

Rabu, 14 Jan 2026 - 06:20 WIB

PEMERINTAHAN

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:21 WIB

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB