Bappeda Sumenep Genjot Penguatan Sektor Unggulan

Sabtu, 15 November 2025 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten setempat terus memperkuat upaya percepatan pertumbuhan
ekonomi daerah.

Berbagai program lintas sektor kini difokuskan untuk mendorong pemerataan pembangunan dan pemanfaatan potensi lokal secara optimal.

Arah kebijakan pembangunan ekonomi tahun 2025 menitikberatkan pada penguatan sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, pariwisata, serta Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Langkah strategis itu diwujudkan melalui peningkatan sinergi antarperangkat daerah, terutama dalam memastikan perencanaan dan pelaksanaan program ekonomi berjalan efektif serta tepat sasaran.

Bappeda Sumenep secara intensif melakukan rapat koordinasi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep serta perangkat daerah terkait untuk merumuskan strategi peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) guna mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto menegaskan, bahwa penguatan sektor unggulan menjadi kunci percepatan pembangunan ekonomi Kabupaten Sumenep pada tahun mendatang.

“Sumenep memiliki potensi yang sangat besar, dengan kolaborasi seluruh pihak pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan kita optimistis dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat,” ujar Arif Firmanto.

H. Arif Firmanto menjelaskan, pertumbuhan ekonomi melampaui target RPJMD, dan data terbaru dari BPS Kabupaten Sumenep menunjukkan kinerja ekonomi yang menggembirakan mencapai 6,46% pada triwulan I 2025, dan tetap solid di angka 5,50% pada triwulan II 2025.

“Capaian tersebut berada di atas target tahunan dalam RPJMD Kabupaten Sumenep 2025–2029, yaitu 4% untuk tahun 2025,” jelasnya.

Ia menambahkan, pertumbuhan kuat pada triwulan I dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas ekonomi menjelang Ramadan dan Idul Fitri, terutama pada konsumsi rumah tangga dan distribusi barang, sementara itu pada triwulan II.

“Penurunan musiman pada sektor pertanian pascapanen serta dinamika harga komoditas menjadi faktor penyesuaian yang umum terjadi, dan secara keseluruhan, tren positif hingga pertengahan 2025 menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan ekonomi Sumenep berada di jalur yang tepat,” tutupnya.

Penulis : Brewok

Editor : Heri

Berita Terkait

Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep
Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi
Kepala DKP2KB Sumenep Tidak Berani Berikan Sanksi
DKP2KB Memilih Bungkam Terkait Staf Puskesmas Larang Wartawan Liputan
Okun Staf Puskesmas Dasuk Larang Wartawan Liputan
Pengaspalan di Desa Karangnangka Tanpa Prasasti
Puskesmas Ambunten Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 10:02 WIB

Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor

Kamis, 23 April 2026 - 05:02 WIB

LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Rabu, 22 April 2026 - 16:29 WIB

Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi

Rabu, 22 April 2026 - 05:08 WIB

Kepala DKP2KB Sumenep Tidak Berani Berikan Sanksi

Selasa, 21 April 2026 - 08:57 WIB

DKP2KB Memilih Bungkam Terkait Staf Puskesmas Larang Wartawan Liputan

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor

Kamis, 23 Apr 2026 - 10:02 WIB

BERITA TERKINI

LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Kamis, 23 Apr 2026 - 05:02 WIB

BERITA TERKINI

Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi

Rabu, 22 Apr 2026 - 16:29 WIB

BERITA TERKINI

Kepala DKP2KB Sumenep Tidak Berani Berikan Sanksi

Rabu, 22 Apr 2026 - 05:08 WIB

BERITA TERKINI

DKP2KB Memilih Bungkam Terkait Staf Puskesmas Larang Wartawan Liputan

Selasa, 21 Apr 2026 - 08:57 WIB