Aksi Mahasiswa ke KeJari Dibubarkan Paksa Oleh Massa

Senin, 20 November 2017 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Nanang

PAMEKASAN, SOROTPUBLIK.COM – Sejumlah Mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Jatim Coruption Watch ( JTW ) melakukan aksi ke Kejaksaan Negeri Pamekasan, Madura Jawa Timur. Ironisnya, aksi yang dilakukan mahasiswa itu berakhir dengan cara dibubarkan paksa oleh massa yang tidak terima dengan adanya aksi tersebut.

Aksi sejumlah Mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Jatim Coruption Watch ( JTW ) ini, berlangsung tegang di halaman kantor Kejaksaan Negeri Pamekasan senin siang sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

Baku hamtampun tidak bisa dihindari, saat sejumlah massa yang tidak terima adanya aksi itu membubarkan secara paksa para mahasiswa yang berunjuk rasa. Massa mengejar para pengunjuk rasa, hingga kejalan raya.

Aksi Mahasiswa di Kejaksaan tersebut, terkait dugaan penyelewengan raskin Desa Samiran, Kecamatan Proppo, Pamekasan yang dinilai tidak ada tindak lanjut penanganan kasus tersebut. Namun, sejumlah warga ada yang tidak terima kalau Kepala Desanya dilaporkan ke Kejaksaan.

“Para pengunjuk rasa itu bukan Warga Asli Samiran, mereka mendapatkan upah 100 ribu dari seseorang untuk berunjuk rasa serta menyuruh untuk melaporkan Kepala Desa Samiran ke Kejaksaan,” ujar Yusman, adik mantan Kades Samiran, senin (20/11).

Aksi saling kejar mengejar kedua kelompok massa di lokasi kantor Kejaksaan Negeri Pamekasan itu, sempat membuat repot pihak kepolisian sebagai tim keamanan aksi. Itu dikarenakan, massa mengejar mahasiswa pendemo itu hingga keluar Kantor Kejaksaan.

Massa yang penuh amarah tersebut, telah membuat para pengunjuk rasa memilih lari dan membubarkan diri agar terhindar dari kejaran massa yang mulai memanas. Aksi baru berhenti, setelah polisi berhasil mengamankan beberapa orang dari amukan massa.

Berita Terkait

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan
Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme
Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik
Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah
Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik

Rabu, 29 April 2026 - 13:13 WIB

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

BERITA TERKINI

Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

BERITA TERKINI

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:13 WIB

BERITA TERKINI

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Senin, 27 Apr 2026 - 12:49 WIB