Hanya Dapat 8 Siswa Baru, Kasek Mengaku Kecolongan

Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruang Belajar dan Mengajar di SDN VII Pangarangan Sumenep

Ruang Belajar dan Mengajar di SDN VII Pangarangan Sumenep

Penulis : Doess

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COMPada ajaran baru tahun 2017 ini, SDN Pangarangan VII Kecamatan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur, harusnya bisa menampung pendaftar dari 4 wilayah. Ironisnya pada pelaksanaan Tahun Ajaran Baru sekarang hanya delapan siswa yang belajar di kelas 1 SDN Pangarangan.

Kepala SDN Pangarangan VII, RA Poeriyani, menyatakan, seharusnya sekolah menampung peserta didik baru dari Desa Pabian, Pangarangan, Kolor, dan Kelurahan Pajagalan. Namun jumlah siswa baru yang bersekolah justru sangat minim yakni tidak memenuhi kuota.

“Kami menduga kuota siswa untuk SDN Pangarangan VII diserobot sekolah lain. Dari informasi yang kami terima beberapa sekolah menerima siswa melebihi kuota,” Ujarnya. Sabtu (22/07).

Poeriyani menyatakan, di sekolah-sekolah lain masih ada yang menerima siswa lebih dari pagu. Tidak tahu apakah sudah dapat rekomendasi atau tidak.

“Tahun depan kami harus bersaing dengan sejumlah SD swasta. Kami harus berbenah,” Paparnya.

Sementara itu disisi lain, SDN Pangarangan 1 menerima tiga rombongan belajar. Seharusnya sekolah tersebut mendapat kuota dua rombongan belajar. Satu rombongan terdiri dari 28 siswa. Dengan demikian, jumlah siswa di SDN Pangarangan 1 melebihi kuota.

Kepala SDN Pangarangan 1, Sunari, mengaku bahwa jumlah pendaftar di sekolahnya membludak. Dia mengaku berkonsultasi dengan Dinas Pendidikan terkait masalah itu.

“Sekolah kami masih memiliki satu ruang, eman kan kalau tak ditempati,” Katanya menegaskan.

Berita Terkait

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan
Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme
Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik
Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah
Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik

Rabu, 29 April 2026 - 13:13 WIB

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

BERITA TERKINI

Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

BERITA TERKINI

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:13 WIB

BERITA TERKINI

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Senin, 27 Apr 2026 - 12:49 WIB