Khawatir Terjangkit Virus Corona, Pelajar Asal Sumenep Nekat Pulang Sendiri Dari China

Jumat, 31 Januari 2020 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Naufal di dampingi kedua orang tuanya, saat wawancara dengan sejumlah awak media (Foto: Hairul)

Naufal di dampingi kedua orang tuanya, saat wawancara dengan sejumlah awak media (Foto: Hairul)

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Akhmad Naufal yang merupakan pelajar dari Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur nekat pulang sendiri dari Negara China, karena khawatir terjangkit virus corona.

Remaja yang merupakan warga Batu Putih Laok, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep berani pulang sendiri dari Negara China, karena warga sekitar sekolahnya di China mulai terjangkit virus corona.

“Ketika virus corona mulai meluas penyebarannya, saya dan ke enam teman saya mencari cara agar segera pulang ke Indonesia,” ungkapnya, Jum’at (31/01/2020).

Akhmad Naufal menjelaskan, bahwa virus corona menyebar luas ke luar derah Wuhan dengan cepat, dan tanggal 27 Januari 2019 sudah ada 5 orang di kotanya yang terkena virus corona, kemudian pada tanggal 29 dengan inisiatif sendiri, ia bergegas menghubungi keluarganya untuk membeli tiket seharga 4 juta untuk pulang ke Indonesia, karena pemerintah Indonesia belum bisa menyediakan pelayanan untuk pulang.

“Data terakhir yang saya tau saat ini sudah ada 15 orang di kota Nanning yang terjangkit virus corona,” jelasnya.

Mawardi, yang merupakan orang tua Naufal mengaku, semenjak ada virus corona di china, ia dan keluarganya selalu khawatir kepada anaknya.

“Kami sangat beruntung, anak kami tidak terjangkit virus corona dan bisa pulang,” tuturnya.

Penulis: Hairul
Editor: Heri

Berita Terkait

Ketua DPRD Sumenep Terima Hasil Reses Tujuh Fraksi
Kasus Malpraktek di Kecamatan Ambunten Masih Buram
Fraksi PAN Desak Pemerintah Kabupaten Sumenep
Pemerhati Barang Terlarang Meminta Pengedar Sabu di Hukum Berat
Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying
Polda dan Polri Diminta Turun Tangan Terkait Kasus di Desa Campor
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Area Persawahan
Satlantas Polres Pamekasan dan Jasa Raharja Gelar Aksi Simpatik

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:17 WIB

Ketua DPRD Sumenep Terima Hasil Reses Tujuh Fraksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:23 WIB

Kasus Malpraktek di Kecamatan Ambunten Masih Buram

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:11 WIB

Fraksi PAN Desak Pemerintah Kabupaten Sumenep

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:32 WIB

Pemerhati Barang Terlarang Meminta Pengedar Sabu di Hukum Berat

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:32 WIB

Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Ketua DPRD Sumenep Terima Hasil Reses Tujuh Fraksi

Sabtu, 11 Jul 2026 - 08:17 WIB

BERITA TERKINI

Kasus Malpraktek di Kecamatan Ambunten Masih Buram

Sabtu, 11 Jul 2026 - 05:23 WIB

BERITA TERKINI

Fraksi PAN Desak Pemerintah Kabupaten Sumenep

Jumat, 10 Jul 2026 - 15:11 WIB

BERITA TERKINI

Pemerhati Barang Terlarang Meminta Pengedar Sabu di Hukum Berat

Jumat, 10 Jul 2026 - 07:32 WIB

BERITA TERKINI

Polsek Larangan Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying

Kamis, 9 Jul 2026 - 10:32 WIB