Ratusan Ribu Ton Raskin Tidak Ditebus

Jumat, 20 Mei 2016 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEPSOROTPUBLIK.COM – Beras untuk Rakyat Miskin (Raskin) nampaknya mulai tak dilirik oleh Kepala Desa (Kades) selaku pimpinan di pemerintahan desa. Buktinya, sejak Januari hingga April 2016, terdapat lima kecamatan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tidak melakukan penebusan raskin.

“Banyak persoalan dalam raskin ini, apakah kwalitas beras yang tidak sesuai standar atau kendala dana penebusan,” tutur Heri.

Ia menjelaskan, kelima (5) kecamatan itu, yakni Kecamatan Batuan dengan pagu 10.770 ton per bulan, Dungkek dengan pagu 46.635 ton, Giligenting dengan pagu 48.030 ton, Kangayan dengan pagu 41.130 ton, dan Masalembu dengan pagu raskin 12.690 ton per bulan.

“Jadi total raskin yang tidak ditebus lima kecamatan selama empat bulan diawal tahun 2016 mencapai 159.255 ton,” kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Pemkab Sumenep, Heri Koentjoro P.

Ia menambahkan, untuk kecamatan lain penebusan Raskin tidak dilakukan secara penuh. Seperti Kecamatan Bluto hanya menebus raskin jatah bulan Januari saja sebanyak 13,905 ton, padahal pagunya mencapai 79.650 ton perbulan.

“Kami masih mencari tahu penyebab minimnya penebusan raskin tersebut,” tambahnya.

Heri berharap para kades untuk segera menebus Raskin, karena menjelang bulan puasa beras tersebut sangat membantu meringankan beban masyarakat miskin.

“Mendekati bulan puasa ini, mudah-mudahan seluruh kecamatan di Sumenep dapat secepatnya menebus raskin,” pungkasnya.

Penulis : Nt

Editor : Heri

Berita Terkait

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah
Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep
Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi
Kepala DKP2KB Sumenep Tidak Berani Berikan Sanksi
DKP2KB Memilih Bungkam Terkait Staf Puskesmas Larang Wartawan Liputan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:13 WIB

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Minggu, 26 April 2026 - 19:12 WIB

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Kamis, 23 April 2026 - 10:02 WIB

Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor

Rabu, 22 April 2026 - 16:29 WIB

Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:13 WIB

BERITA TERKINI

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Senin, 27 Apr 2026 - 12:49 WIB

BERITA TERKINI

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:12 WIB

HUKUM & KRIMINAL

Pelaku Curanmor di Pademawu Diringkus Polisi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 17:44 WIB

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor

Kamis, 23 Apr 2026 - 10:02 WIB