Puluhan Tahun Jalan di Kangean Tak Diaspal

oleh

Penulis : Nt
Editor : Red

SUMENEP, sorotpublik.com
KAMIS (19/5/2016).
Entah apa yang dikerjakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam hal pembangunan utamanya infrastruktur jalan. Karena program pembangunan jalan masih terjadi ketimpangan antara wilayah daratan dan kepulauan.

Buktinya, selama puluhan tahun jalan yang menghubungkan dua desa antara Desa Kolo-Kolo dengan desa persiapan pemekaran Aeng Jambu, Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean), Sumenep, tidak kunjung mendapat program pemberdayaan masyarakat berupa pembangunan jalan. Padahal, jalan tersebut merupakan jalan utama masyarakat setempat dalam beraktivitas.

“Hingga saat ini jalan didaerah persiapan pemekaran di Desa Aeng Jambu, belum ada pembangunan jalan. Meski masih berinduk ke Desa Kolo-Kolo, tapi bantuan jalan tidak masuk ke desa ini (persiapan pemekaran desa di Aeng Jambu, Red),” kata Liahmad, Tokoh masyarakat persiapan pemekaran desa di Aeng Jambu, Arjasa (Pulau Kangean), Sumenep.

Ia menduga tidak adanya bantuan pembangunan jalan, gara-gara desanya mau berpisah dengan Desa Kolo-Kolo.

“Kita kesulitan ketika melintasi jalan tersebut, khususnya ketika musim hujan. Jalanan menjadi becek,” tandasnya.

Untuk mengatasi hal itu, lanjut Liahmad, pihaknya bersama warga bergotong royong memperbaiki jalan memakai alat seadanya.

“Setiap tahun gotong royong memperbaiki jalan yang rusak, dengan meratakan tanah dan bebatuan menggunakan cangkul serta alat seadanya untuk menyingkirkan berbagai rumput liar yang menutupi jalan,” ungkapnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, memperhatikan kondisi jalan dan segera melakukan pengaspalan agar jalan bisa dilalui kendaaraan baik dimusim kemarau dan penghujan.

“Paling parah itu ketika musim hujan, warga terpaksa jalan kaki melintasi jalan utama di Aeng Jambu ini,” pungkasnya.