Gara Gara Tuduhan Punya Ilmu Santet Guru Madrasan Hampir Di Massa

Minggu, 10 Januari 2016 - 05:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorotpublik.com – Pamekasan, Dituduh punya ulmu santet, Ahmad Baihaki (23) guru MI Nurul Jihad III warga Dusun Lanpelan, Desa Sana Laok, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur nyaris massa.

Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Arm Mawardi, dalam keterangan persnya mengatakan kejadian tersebut berawal adanya seorang warga yang sakit gatal-gatal atas nama Sulaiman (20) dan diobati baik melalui dukun setempat dan secara medis tidak kunjung sembuh.

“Pertama yang menderita sakit gatal-gatal itu dibawa kedukun di daerah Pasongsongan namun menurut keterangan dukun korban menginjak sesajen tapi meskipun diobati oleh dukun tersebut tetap tidak sembuh, jadi keluarga memutuskan untuk membawa ke dokter Sarjono,”tuturnya (10/1/2016).

Mawardi menambahkan, dari hasil pemeriksaan dokter ia menderita sakit tifus dan inveksi lambung sehingga ia harus menjalani opname di Klinik Sumber Bungur Pakong selama tiga hari dan kesehatanya berangsur membaik sehingga dibawa pulang oleh keluarganya.

“Karena si korban tidak kunjung sehat maka bibinya mendatangi rumah Baihaki untuk meminta air dengan alasan mendapat petunjuk mimpi,”tambahnya.

Namun karena kesehatan Sulaiman tidak ada perkembangan maka pihak keluarga kembali mendatangi rumah Baihaki dan mengancam serta berkata, sehat dan tidak sehatnya tergantung pada Baihaki sehingga kalau Sulaiman mati harus dibayar mati.

Karena melihat penderita tidak kunjung sembuh maka keluarga kembali membawanya ke rumah sakit Asifa Pamekasan, selama enam hari disana dengan hasil pemeriksaan medis dokter Puguh ia mengalami kadar darah putih dalam tubuh lebih tinggi dari pada darah merah

Namun pada Minggu (3/1) penderita kembali harus menjalani opname di RS. Paru Pamekasan dan akhirnya penderita meninggal dunia pada Sabtu (9/1) sekitar pukul 20.00 Wib. Setelah mengetahui meninggalnya Sulaiman banyak warga membawa senjata tajam mendatangi rumah Baihaki untuk menghakiminya, namun untungnya petugas kepolisian dan koramil langsung mengambil tindakan. (Ar/Fin)

*MM

Berita Terkait

Bupati Kabupaten Pamekasan Lantik 85 Pejabat
Bupati Sumenep Pastikan Harga Tembakau Memihak Kepada Petani
H. Achmad Fauzi Wongsojudo Salurkan BLT DBHCHT
P3-TGAI di Desa Sogian Sampang Jadi Sorotan Publik
Para Terdakwa Meminta APH Segera Tangkap Yang Terlibat Kasus BSPS
Pemerintah Sumenep Memperoleh Kepercayaan Dari Kementrian
Polsek Sapeken Bongkar Ratusan Butir Pil
Satlantas Polres Pamekasan Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:18 WIB

Bupati Kabupaten Pamekasan Lantik 85 Pejabat

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:36 WIB

Bupati Sumenep Pastikan Harga Tembakau Memihak Kepada Petani

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:11 WIB

H. Achmad Fauzi Wongsojudo Salurkan BLT DBHCHT

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:52 WIB

P3-TGAI di Desa Sogian Sampang Jadi Sorotan Publik

Senin, 27 Juli 2026 - 16:44 WIB

Para Terdakwa Meminta APH Segera Tangkap Yang Terlibat Kasus BSPS

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Bupati Kabupaten Pamekasan Lantik 85 Pejabat

Jumat, 31 Jul 2026 - 11:18 WIB

BERITA TERKINI

Bupati Sumenep Pastikan Harga Tembakau Memihak Kepada Petani

Kamis, 30 Jul 2026 - 13:36 WIB

BERITA TERKINI

H. Achmad Fauzi Wongsojudo Salurkan BLT DBHCHT

Rabu, 29 Jul 2026 - 13:11 WIB

BERITA TERKINI

P3-TGAI di Desa Sogian Sampang Jadi Sorotan Publik

Selasa, 28 Jul 2026 - 14:52 WIB

BERITA TERKINI

Para Terdakwa Meminta APH Segera Tangkap Yang Terlibat Kasus BSPS

Senin, 27 Jul 2026 - 16:44 WIB