Dianggap Lamban Tangani Kasus, PMII Sapang Demo Kantor Kejari

Senin, 22 Februari 2016 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorotpublik.comSampang, Puluhan aktivis dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sampang, demo gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang, Madura, Jawa Timur, Senin (22/02/2016).

Para aktivis menilai, kinerja Kejari Sampang sangat lamban dan terkesan tebang pilih dalam pengungkapan kasus korupsi.

“Kami mendorong semua kasus diungkap, termasuk kasus korupsi dana pesangon anggota DPRD Sampang, tapi seret juga semua oknum yang terlibat. Seperti eksekutif dan tim panggar. Kejari Sampang jangan hanya fokus tehadap kasus kecil dana pesangon anggota dewan DPRD Sampang saja, padahal masih banyak kasus besar yang belum tuntas,” teriak lantang, Abdul Wafi salah satu orator pada aksi tersebit.

Padahal menurutnya, dari hasil audit BPK menyatakan tidak ada kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi dana pesangan anggota dewan DPRD Sampang periode 1999-2004.

“Kasus kecil yang tidak menimbulkan kerugian negara diubek-ubek. Padahal banyak kasus besar yang belum dituntaskan Kejari. Seperti Kasus BSPS di PU Cipta Karya, pengadaan mobil pemadam kebakaran di BPBD dan korupsi bibit ubi di Dispertan. Ini kerugian negara jelas, tersangka juga jelas, tapi kenapa belum dieksekusi hingga tersangka bebas dan menghilang,” tambahnya.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Adhi Prabowo yang menemui massa di depan gedung Kejari mengatakan, bahwa institusinya tidak tebang pilih dalam penanganan kasus korupsi di Sampang. Namun dirinya meminta waktu untuk menuntaskan semua kasus yang kini tengah ditangani oleh Kejari Sampang.

“Penegakan hukum di Sampang akan ditegakkan dan dituntaskan. Pantau kami untuk mengungkap kejanggalan hukum di sini. Namun proses hukum memerlukam waktu. Kita tidak tebang pilih semua akan diproses,” jelas Adhi dan langsung masuk kedalam gedung Kejari. (Mc/Fin)

Berita Terkait

Kepala DKP2KB Sumenep Tidak Berani Berikan Sanksi
DKP2KB Memilih Bungkam Terkait Staf Puskesmas Larang Wartawan Liputan
Okun Staf Puskesmas Dasuk Larang Wartawan Liputan
Pengaspalan di Desa Karangnangka Tanpa Prasasti
Puskesmas Ambunten Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Anggota DPRD Kabupaten Sumenep Ngonthel ke Kantor
Jawaban Bupati Sumenep atas PU Fraksi DPRD
7 Fraksi DPRD Sampaikan PU Nota Penjelasan Bupati Sumenep

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 05:08 WIB

Kepala DKP2KB Sumenep Tidak Berani Berikan Sanksi

Selasa, 21 April 2026 - 08:57 WIB

DKP2KB Memilih Bungkam Terkait Staf Puskesmas Larang Wartawan Liputan

Senin, 20 April 2026 - 14:03 WIB

Okun Staf Puskesmas Dasuk Larang Wartawan Liputan

Minggu, 19 April 2026 - 14:30 WIB

Pengaspalan di Desa Karangnangka Tanpa Prasasti

Sabtu, 18 April 2026 - 10:13 WIB

Puskesmas Ambunten Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Kepala DKP2KB Sumenep Tidak Berani Berikan Sanksi

Rabu, 22 Apr 2026 - 05:08 WIB

BERITA TERKINI

DKP2KB Memilih Bungkam Terkait Staf Puskesmas Larang Wartawan Liputan

Selasa, 21 Apr 2026 - 08:57 WIB

BERITA TERKINI

Okun Staf Puskesmas Dasuk Larang Wartawan Liputan

Senin, 20 Apr 2026 - 14:03 WIB

BERITA TERKINI

Pengaspalan di Desa Karangnangka Tanpa Prasasti

Minggu, 19 Apr 2026 - 14:30 WIB

BERITA TERKINI

Puskesmas Ambunten Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:13 WIB