Tujuh Ribu Lebih Nelayan Sumenep Tercatat Sebagai Peserta Asuransi

Selasa, 10 Januari 2017 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Doess

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COMDinas Perikanan Kabupaten (DKP) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur menyatakan sebanyak 7.010 nelayan setempat tercatat sebagai peserta asuransi nelayan yang merupakan salah satu program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Plt. Kepala DKP Sumenep, Moh. Djakfar mengatakan, Jumlah nelayan di Sumenep yang terjaring program asuransi nelayan melebihi kuota awal yang ditetapkan, yakni sebanyak 6.000 orang.

“Asuransi nelayan merupakan salah satu program yang digagas KKP RI pada 2016. Awalnya, KKP RI memberikan kuota 10 ribu nelayan di Sumenep terjaring program asuransi nelayan. Namun, pada awal November 2016, penetapan kuota program asuransi nelayan tersebut direvisi menjadi 6 ribu nelayan.” Paparnya. Selasa (10/1).

Moh Djakfar menjelaskan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan para pihak terkait di KKP RI ketika terjadi pengurangan kuota program asuransi nelayan. Pihaknya diberi toleransi oleh pihak terkait di KKP RI dan akhirnya jumlah nelayan di Sumenep yang terjaring sebagai peserta asuransi nelayan sebanyak 7.010 orang alias melebihi kuota.

“Persyaratan untuk menjadi peserta asuransi nelayan itu mudah, yakni memiliki dan menyerahkan fotokopi kartu nelayan, kartu tanda penduduk (KTP), dan kartu keluarga. Nelayan yang belum memiliki kartu nelayan bisa langsung mengurusnya di Kantor Dinas Perikanan Sumenep dengan cara menunjukkan KTP,” Kata Moh. Djakfar menjelaskan.

Seperti diketahui, sejak beberapa waktu lalu, Dinas Perikanan Sumenep memiliki “mobil nelayan pintar” yang merupakan hibah dari KKP RI dan salah satu fasilitas di mobil tersebut adalah seperangkat alat untuk mencetak kartu nelayan.

Berita Terkait

Pengendara Sepeda Motor Seruduk Mobil Tronton
Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:20 WIB

Pengendara Sepeda Motor Seruduk Mobil Tronton

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:25 WIB

Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan

Berita Terbaru

Ilustrasi kecelakaan motor

BERITA TERKINI

Pengendara Sepeda Motor Seruduk Mobil Tronton

Rabu, 14 Jan 2026 - 06:20 WIB

PEMERINTAHAN

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:21 WIB

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB