TMMD Terselesaikan, Masyarakat Pelosok di Jatim Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Rabu, 27 Maret 2019 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu pelatihan kreativitas dan keterampilan warga di daerah terisolir yang dilakukan Satgas TMMD di Jawa Timur. (Foto for SorotPublik)

Salah satu pelatihan kreativitas dan keterampilan warga di daerah terisolir yang dilakukan Satgas TMMD di Jawa Timur. (Foto for SorotPublik)

Penulis: Pendam/Kiki

SURABAYA, SOROTPUBLIK.COM – Sebelumnya, Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Kolonel Inf Singgih Pambudi Arinto, S. IP, M. M, menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD bukan hanya sekadar sasaran fisik saja. Namun, terdapat juga program non fisik.

Program non fisik, kata Kolonel Singgih, meliputi beberapa materi mulai pembekalan, penyuluhan hingga pelatihan kreativitas dan keterampilan warga di daerah terisolir, tepatnya di daerah yang dijadikan sasaran pelaksanaan program TMMD ke-104 saat ini.

“TMMD ini juga menyiapkan masyarakat untuk siap menghadapi revolusi industri 4.0. Apalagi, industri 4.0 mampu menghasilkan pabrik cerdas. Di dalam pabrik cerdas, berstruktur moduler, sistem siber-fisik yang mengawasi fisik, menciptakan salinan dunia fisik secara virtual dan membuat keputusan yang tidak terpusat,” ungkapnya, Rabu (27/03/2019).

Saat ini, kata Perwira menengah kelahiran Kabupaten Magelang, Jawa Tengah itu, revolusi industri 4.0 tak hanya merambah perekonomian saja. Namun, terdapat beberapa bidang yang saat ini mulai dijangkau oleh revolusi tersebut, termasuk di antaranya bidang pendidikan.

“Sekarang, Pemerintah menargetkan Indonesia menjadi 10 negara terbesar dan menyerap 10 juta tenaga kerja dan lapangan kerja pada 2030 mendatang. Target ini merupakan bentuk optimisme dalam meghadapi perubahan industri yang terjadi,” ujar Kolonel Inf Singgih Pambudi Arinto.

Perlu diketahui, beberapa waktu lalu, beberapa daerah yang menjadi lokasi pelaksanaan program TMMD di Jatim, telah menggelar berbagai kegiatan non fisik, termasuk di antaranya pembekalan maupun pelatihan wirausaha.

Pelatihan itu, kata almameter Akmil tahun 1997 tersebut, bukan hanya sekadar mempercepat roda perekonomian maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah terisolir saja. Akan tetapi, pelatihan itu juga bertujuan untuk mempersiapkan diri masyarakat guna menghadapi perkembangan industri 4.0 tersebut.

“Melalui pembekalan itu, Satgas TMMD di Jatim berupaya untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” jelas Kolonel Inf Singgih Pambudi Arinto.

Berita Terkait

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah
Akses Jalan Poros Desa Seperti Persawahan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:09 WIB

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:25 WIB

Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB

BERITA TERKINI

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:09 WIB

BERITA TERKINI

Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan

Rabu, 7 Jan 2026 - 13:25 WIB