TMMD Jatim Tingkatkan Daya Saing Ekonomi Masyarakat

Minggu, 24 Maret 2019 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu pelatihan yang diberikan Satgas TMMD Jatim kepada warga di lokasi TMMD. (Foto for SorotPublik)

Salah satu pelatihan yang diberikan Satgas TMMD Jatim kepada warga di lokasi TMMD. (Foto for SorotPublik)

Penulis: Pendam/Kiki

SURABAYA, SOROTPUBLIK.COM – Tak dapat dipungkiri, ternyata keberadaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 di Jawa Timur dinilai mampu meningkatkan daya saing perekonomian masyarakat. Khususnya bagi warga yang berada di daerah terpencil.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) V/Brawijaya, Kolonel Inf. Singgih Pambudi Arinto, S. IP, M. M, mengatakan, upaya masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya semakin terlihat ketika setiap Satgas di wilayah TMMD di Jawa Timur mulai membekali seluruh warga dengan berbagai pelatihan yang dinilai mampu mendongkrak kreativitas masyarakat.

“Pelatihan itu ditujukan kepada para ibu rumah di lokasi TMMD. Mulai dari keahlian menjahit, hingga membuat suatu produk home industri,” ujarnya, Minggu (24/03/2019) pagi.

Dalam pembekalan itu, kata mantan Wadan Grup-D Paspampres tersebut, Satgas TMMD juga tak segan-segan merangkul pihak maupun institusi terkait di wilayah tugasnya.

“Misalnya, Satgas mengajak Disperindag setempat maupun balai pelatihan kerja untuk melatih kreativitas para ibu-ibu di lokasi TMMD. Kegiatan itu sudah berjalan di beberapa lokasi TMMD di Jawa Timur,” terang Kapendam Singgih Pambudi Arinto.

Ia menambahkan, minimnya wawasan masyarakat di lokasi TMMD seakan menjadi kendala tersendiri untuk dapat mengembangkan motivasi mereka.

“Maka dari itu, kita berupaya mengembangkan motivasi masyarakat melalui program ini,” jelas Kolonel Inf. Singgih Pambudi Arinto.

Sebelumnya, beberapa waktu yang lalu, pelatihan sudah pernah berlangsung, termasuk di lokasi TMMD Kodim 0827/Sumenep. Sebagaimana diungkapkan Letkol Inf Ato Sudiatna, selama berlangsungnya program non fisik, pihaknya sengaja mengajak pihak Disnaker setempat.

Bahkan, beberapa ibu rumah tangga di lokasi TMMD Desa Larangan Kerta, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, dibawa menuju ke ruang pelatihan kerja Disperindag.

“Di lokasi itu, ibu-ibu dibekali berbagai pelatihan, termasuk keahlian menjahit hingga membuat kue,” ungkap Dandim 0827/Sumenep itu.

Sementara Khoiriyah (29), salah satu warga Desa Larangan Kerta yang saat itu mengikuti pelatihan kerja tersebut, mengakui bahwa saat ini dirinya sudah memahami beberapa tata cara membuat adonan kue untuk dijual.

“Ya alhamdulillah, Pak. Waktu itu saya juga dapat dukungan peralatan membuat kue dari bapak-bapak Tentara (Satgas),” ungkap ibu satu anak itu.

Berita Terkait

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah
Akses Jalan Poros Desa Seperti Persawahan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:09 WIB

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:25 WIB

Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB

BERITA TERKINI

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:09 WIB

BERITA TERKINI

Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan

Rabu, 7 Jan 2026 - 13:25 WIB