Stok di Petani Habis, Harga Garam Rakyat Tembus 2 Juta 200 Per ton

Minggu, 23 April 2017 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Doess

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Harga garam rakyat di tingkat petani selama beberapa bulan terakhir di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus naik, bahkan kini tembus hingga dikisaran Rp. 2 juta 200 ribu per ton. Harga garam tersebut jauh diatas normal, sebab jika berkaca pada tahun lalu hanya dikisaran Rp. 450 ribu untuk kwalitas satu (Kw 1) dan Rp. 550 ribu per ton untuk Kw II.

Salah seorang petani garam rakyat asal Desa Pinggir Papas Ubaidillah mengatakan, mahalnya harga garam itu karena memang stok hasil produksi pada musim kemarau lalu menipis, bahkan saat ini ditingkat petani mulai habis.

“Petani tidak dapat menikmati mahalnya harga garam tersebut, sebab garam hasil produksinya sudah terjual lebih awal pada pengepul atau tengkulak ketika musim produksi berakhir,” katanya. Minggu (23/04).

Sementara itu, Ketua Paguyuban Petani Garam Rakyat Kabupaten Sumenep (Perras), Hasan Basri menyatakan, harga garam rakyat saat ini naik empat kali lipat dibanding Harga Pokok Pembelian yang ditetapkan pemerintah. Selain karena stok di centra-centra produksi garam mulai habis kata Hasan juga akibat hasil produksi musim lalu anjlok.

“Tingginya harga garam rakyat tersebut diduga karena kebijakan pemerintah yang memperketat importir garam dari luar negeri,” tukasnya.

Berita Terkait

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah
Akses Jalan Poros Desa Seperti Persawahan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:09 WIB

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:32 WIB

Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:21 WIB

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB

BERITA TERKINI

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:09 WIB